DPC Partai Gerindra Balikpapan yang menjadi salah satu partai koalisi wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada Balikpapan 2020 silam masih menunggu sikap Partai Golkar Balikpapan untuk menjadi inisiator pertemuan partai koalisi.
"Seharusnya dalam hal ini kebetulan yang terpilih dari Partai Golkar, wali kota-nya dari Partai Golkar merekalah yang menginisiasi memanggil dan duduk bersama untuk merumuskan. Karena ini banyak ada beberapa teman-teman koalisi memutuskan calonnya. Tidak ujung-ujung mengusulkan satu atau dua nama begitu,"ungkap Sabaruddin Panrecalle, kandidat Bacalon Wakil Wali Kota Balikpapan dari Partai Gerindra Balikpapan, Senin (17/10/2022) siang.
Dia menuturkan, pada awal koalisi terbentuk 7 partai pengusung Rahmad Mas'ud dan almarhum Thohari Azis, yakni partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS, PKB, PPP, Gerindra dan Perindo melakukan rapat koordinasi hingga membuat visi dan misi.
Seharusnya, kata politisi partai berlambang kepala garuda merah ini, suasana tersebut kembali dibangun dengan melakukan komunikasi dengan partai koalisi.
"Nah ketika terjadi kekosongan begini ini yang kami dambakan partai koalisi ini, mendambakan duduk satu meja bareng kembali untuk merembukan, merumuskan dan mengrerucutkan menjadi dua nama ini,"bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan Deni Mappa menilai seharusnya ada langkah konkret sehingga adanya kepastian Bacalon Wakil Wali Kota Balikpapan yang akan diusung.
"Melihat perkembangan sekarang ya ini semua penguasa yang mengatur, melihat perkembangan sampai saat ini dan belum ada kelanjutan maunya apa sebenarnya ?. Kami juga tidak bisa berbuat banyak karena ini sudah antar legislatif dan eksekutif yang mengatur kita lihat saja perkembangannya."kata Deni kepada media ini Minggu (9/10).
Menanggapi hal itu DPD Partai Golkar membuka peluang komunikasi dengan seluruh partai pengusung wali kota dan wakil wali kota Balikpapan. Di mana untuk mencari titik temu dua nama Bacalon wakil wali kota Balikpapan yang akan diusulkan ke DPRD Balikpapan.
Ketua DPD Partai Golkar Balikpapan Rahmad Masud mengatakan komunikasi politik dengan partai koalisi selama ini sudah berjalan baik dan solid.
Tercatat Partai Golkar dengan 11 kursi mengusung Risty Utami Dewi Nataris istri almarhum Thohari Azis sebagai Bacalon Wakil Wali Kota Balikpapan. Disusul PDI Perjuangan dengan 8 kursi yang sebelumnya mengusung Budiono kini berubah menjadi Risty Utami Dewi Nataris bersama PPP yang memiliki 3 kursi.
Partai Gerindra dengan 6 kursi mengusung Sabaruddin Panricalle sedangkan PKS 6 kursi mengusung mantan Sekdakot Balikpapan Sayid MN Fadli. Partai Demokrat dengan 4 kursi mengusung Denni Mappa. Adapun, PKB dan Perindo dengan masing-masing 1 kursi mengusung Alphad Syarif.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Maruly Zainuddin