Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Balikpapan Bersuara, Tigor mengatakan tujuan kedatangan masyarakat Aliansi Balikpapan Bersuara dalam rangka untuk menanyakan secara langsung kesiapan anggota DPRD Balikpapan khususnya Pansus mengenai kekosongan kursi jabatan wakil wali kota.
"Kami minta kejelasan sejauh mana dan langkah langkah apa yang telah diambil pansus terkait dengan kekosongan kursi jabatan wali kota ini," terangnya.
Berdasarkan hasil audiensi, informasi yang dirinya terima dari Ketua Pansus Tatib bahwa mereka sudah menyiapkan tatibnya. Tak hanya itu dari dewan juga dalam hal ini sudah menyiapkan alat perangkatnya untuk melakukan pemilihan wakil walikota Balikpapan.
"Hanya sampai ini dari Wali Kota Balikpapan belum memberikan jawaban. Atas calon-calon yang telah disodorkan," bebernya.
Diakuinya kekosongan wakil wali kota ini tentunya berdampak pada pemerintahan khususnya kebijakan yang diambil atau keputusan wawali dianggap sangat menentukan.
"Salah satunya ketika walikota berhalangan melakukan tugas keluar daerah. Harus ada wakil yang membackup. Sekarang kan yang ditunjuk hanya pelaksana tugas yang notabene nya belum tentu bisa mengambil kebijakan sesuai dengan wali kota," tegasnya.
Sementara itu mengenai tindak lanjut dari audiensi ini ke depan pihaknya akan mencoba berkomunikasi dengan wali kota. "Jika tidak digubris. Kami akan mengerahkan massa,"pungkasnya.
Penulis: Laeko
Editor: Supiansyah