Irwan menyebut sejatinya Hasto perlu memaknai ulang gotong royong membangun bangsa.
"Saya kira PDIP adalah partai besar dengan tradisi kuat kenegarawan Bung Karno, artinya kepentingan bangsa di atas apapun," tegas Irwan.
Karena itu ruang-ruang komunikasi harus tetap dibuka. Namun ketika ruang-ruang komunikasi untuk membangun bangsa yang besar ini ditutup, tentu hal itu bertolak belakang dengan semangat gotong-royong yang menjadi spirit Bung Hasto yang bergerak sebagai kader.
"Tentu ini sangat disayangkan, karena Hasto sedang mengingkari apa yang menjadi prinsip partainya," jelas Irwan.
Sebagai informasi, PDI Perjuangan menyatakan sulit untuk menjalin kerja sama atau koalisi dengan Partai Demokrat dan PKS dalam menghadapi Pemilu dan Pilpres 2024.
Hasto menilai kedua partai tersebut memiliki karakteristik pendukung dan prinsip politik yang berbeda dengan PDI-P.
"Saya pribadi sebagai sekjen memang tidak mudah untuk bekerja sama dengan Partai Demokrat karena dalam berbagai dinamika politik menunjukkan hal itu," kata Hasto.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur