"Kami dapat perintah kalau paripurna masih dipimpin Pak Makmur lebih baik tidak usah ikut paripurna," ucap Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry seusai Rapat Paripurna ke-13, Rabu (11/5/2022) hari ini.
Menurutnya, status Makmur sebagai pimpinan DPRD sejatinya sudah inkrah, baik melalui Mahkamah Partai (MP) maupun pengadilan. "Sudah ada penggantian dari Makmur ke Hasan," terangnya.
Bagi Fraksi Partai Golkar, Makmur saat ini berada pada status quo, sehingga mereka meminta agar setiap jalannya persidangan dapat dipimpin oleh wakil ketua.
"Tapi tadi di paripurna Makmur masih memimpin, makanya kami WO (Walk Out) karena kami sudah sampaikan untuk tidak mengikuti paripurna yang dipimpin Makmur. Statusnya itu kan status quo jadi tolong dihormati juga keputusan yang inkrah dari MP dan pengadilan. Harusnya biar fair ya yang pimpin Wakil Ketua," tegas Sarkowi.
Diharapkan dengan kebesaran jiwa agar tak ada riak-riak di tubuh DPRD Kaltim agar Makmur untuk menghormati putusan hukum dengan tidak memimpin paripurna.
Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengaku sejatinya ia hanya tetap melaksanakan tugas karena telah mendapatkan amanah untuk menjadi Ketua DPRD Kalim.
"Kalay saya tidak mengemban itu lagi ya tidak ada masalah. Tapi saya tetap konsisten dengan amanah karena ada SK dari Mendagri," ujar Makmur.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur