Budisatrio menyampaikan pemberian bantuan ini sebagai buah dari inisiatifnya dalam mencarikan solusi dari Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dengan varian yang sampai hari ini terus bermitigasi dan letak geografis Kabupaten Kutim yang luar biasa jauh untuk lintas kecamatannya.
"Makanya saya inisiatif carikan solusi untuk salurkan mobil ambulans ini," kata Budi melalui rilisnya, Minggu (13/3/2022).
Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia ini berharap dengan adanya bantuan mobil ambulans tersebut dapat membantu warga yang berada di Kecamatan Bengalon untuk dapat membawa pasien rujukan ke rumah sakit di Sangatta.
"Syukur Alhamdulillah ambulans sudah datang dan dapat dimanfaatkan segera oleh warga yang sakit," terangnya.
Pimpinan Yayasan Pendidikan Kristen Kalvari Bengalon, dr Novel Tyty Paembonan menuturkan terimakasihnya dari segenap pengurus dan seluruh warga Toraja di Bengalon atas bantuan yang diberikan ini.
Bantuan tersebut kata dia, merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan yang akan sangat membantu bila terdapat warga Toraja yang sakit. Namun, tidak menutup diri untuk warga lainnya yang membutuhkan.
"Semoga ke depan pak Budisatrio senantiasa dilindungi dan diberikan kesehatan dalam menjalankan amanah untuk memperjuangkan aspirasi rakyat," harapnya.
dr Novel yang menjabat sebagai Anggota DPRD Kutim ini menyebut mobil ambulans ini sejatinya sudah sangat lama ditunggu oleh masyarakat. Alhasil, Budisatrio dengan segala kepedulian dan perhatiannya merealisasikan kebutuhan dari masyarakat.
"Terimakasih kepada Budisatrio Djiwandono yang telah begitu besar perhatiannya secara khusus kepada masyarakat Toraja yang ada di Kecamatan Bengalon," ucap dia.
Sebagai informasi, selain menyalurkan mobil ambulans kepada warga Toraja di Bengalon, Kutim. Budisatrio juga menyalurkan Rice Milling Unit (RMU) ke warga Desa Sebakung Jaya, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (6/3/2022) lalu.
Budisatrio mengetahui bahwa Kabupaten PPU merupakan salah satu daerah yang potensi lahan pertaniannya sangat luas. Sehingga bantuan RMU ini diharap dapat membantu petani untuk mempermudah serta mempercepat menikmati hasil panennya, selain itu juga meningkatkan kualitas beras yang dihasilkan agar dapat bersaing dengan beras dari provinsi di luar Kalimantan.
Penulis: Faishal Ays
Editor: Supiansyah