Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Subari meyakini proses pemilihan ketua komisi bakal berlangsung menarik karena setiap kader partai dari 7 fraksi berjuang merebut posisi tersebut.
Subari yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut fraksinya optimistis mampu menempatkan kader diposisi ketua komisi 1. "Kami mau ambil Komisi 1. Tentu ini perlu perjuangan," sebut Subari.
Adapun personel Fraksi PKS yang akan ditempatkan untuk memperebutkan kursi Ketua Komisi 1 antara lain Sandy Ardian, Hasanuddin atau Laisa Hamisah. "Tidak bisa kami tetapkan sekarang. Figur juga menentukan walau nanti pasti ada kesepakatan. Jangan sampai ketua dipaksakan, ternyata tidak bisa bekerja. Itu akan merepotkan komisi tersebut, tidak bisa melayani masyarakat," ungkapnya.
Alasan Fraksi PKS ingin duduk dan merebut posisi Ketua Komisi 1 karena ingin fokus pada regulasi daerah yang diantaranya terkait revisi Perda Izin Membuka Tanah Negara (IMTN), termasuk mengenai keberadaan Ibu Kota Negara (IKN).
"Pasti banyak perubahan yang terjadi. Itu (alasan) kenapa kami ingin maju di Komisi 1," papar Subari.
Sementara Wakil Ketua DPRD Balikpapan yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan Budiono mengatakan, pihaknya masih merumuskan dan menganalisa terkait kepentingan strategis. "Ya pastilah untuk menuju kesejahteraan rakyat," ucap Budiono.
Untuk diketahui, ada 4 komisi di DPRD Balikpapan dengan beragam bidang, mulai dari Komisi 1 (Pemerintahan, Pertanahan dan Hukum), Komisi 2 (Perekonomian dan Pariwisata), Komisi 3 (Pembangunan, Lingkungan Hidup dan Perhubungan) dan Komisi 4 (Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat).
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur