Penyampaian laporan hasil seleksi oleh Timsel ini sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang (UU) kepada tim seleksi.
"Kami tadi melaporkan mengenai proses seleksi selama tiga bulan mulai dari pengumuman pendaftaran, penerimaan pendaftaran, seleksi administrasi, tes tertulis, tes psikologi, tes kesehatan, wawancara kemudian juga profiling atau menggali rekam jejak dari setiap bakal calon. Kami tadi sudah menyampaikan nama-nama yang sudah kami putuskan melalui rapat pleno tim seleksi hari kemarin, tanggal 5 Januari 2022," ujar Ketua Tim Seleksi, Juri Ardiantoro, dalam keterangannya selepas diterima Presiden.
Berdasarkan Keputusan Timsel calon anggota KPU dan Bawaslu masa jabatan tahun 2022-2027 Nomor: 358/TIMSEL/I/2022, ditetapkan 14 calon anggota KPU dan 10 calon anggota Bawaslu.
"Itu teman-teman semua nama-nama yang sudah kami tadi serahkan kepada Presiden. Dalam kurun waktu 14 hari nanti Presiden akan menyerahkan kepada DPR," tandas Juri.
Dalam pertemuan dengan tim seleksi tersebut, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Adapun 14 nama calon anggota KPU yang terdiri atas sepuluh orang laki-laki dan empat orang perempuan tersebut yaitu August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Dahliah, Hasyim Asy’ari, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Idham Holik, Iffa Rosita, Iwan Rompo Banne, Mochammad Afifuddin, Muchamad Ali Safa’at, Parsadaan Harahap, Viryan, Yessy Yatty Momongan, dan Yulianto Sudrajat.
Sementara itu, 10 calon anggota Bawaslu terdiri atas tujuh orang laki-laki dan tiga orang perempuan yaitu Aditya Perdana, Andi Tenri Sompa, Fritz Edward Siregar, Herwyn Jefler Hielsa Malonda, Lolly Suhenty, Mardiana Rusli, Puadi, Rahmat Bagja, Subair, serta Totok Hariyono.
Dari 14 nama yang tertera sebagai calon anggota KPU, diketahui salah satunya merupakan asal Kaltim, yang kini sebagai Komisioner KPU Kaltim, Iffa Rosita.
Saat dikonfirmasi, Iffa Rosita tidak ingin berkomentar banyak dalam menanggapi keputusan yang telah diserahkan Timsel kepada Presiden itu. Ia hanya memohon doa dan meminta dukungan saja.
"Saya mohon doa dan minta dukungan dari seluruh warga Kaltim, agar dapat diberikan kemudahan dan kelancaran untuk tahap selanjutnya," singkat Iffa kepada Korankaltim.com, Kamis (6/1/2022) malam.
Penulis : Faishal Ays
Editor : Bambang Irawan