Ketua Pelaksana Kegiatan Andi Arief Agung mengatakan Golkar Institut sebagai wadah pendidikan sebagai wujud tanggungjawab terhadap implementasi pendidikan kader sejak dini.
"Pendidikan singkat kader Partai Golkar khusus internal dan informasi ke depan akan dibuka untuk umum, pendidikan politik dan kebijakan publik merupakan bagian dari pendidikan Golkar Institut jadi Golkar juga merasa punya tanggung jawab besar terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor politik dan kepemimpinan, "katanya disela kegiatan.
Dia menjelaskan 50 kader potensial tersebut merupakan kader muda yang disiapkan untuk Pemilu 2024.
"Untuk peserta terbatas dalam satu kelas hanya 50 orang rata-rata kader muda yang terseleksi dengan batas maksimal usia 40 tahun mewakili 10 kabupaten kota se Kaltim artinya kita punya harapan besar setelah ini bisa mentrasformasi nilai-nilai kepada kader di daerah masing-masing karena mereka ini diharapkan bisa menjadi agen of change nya terkhusus untuk kader Partai Golkar, "paparnya.
Dalam kagiatan tersebut juga diisi oleh para praktisi, politisi, hingga pegiat media sosial dan komunikasi kenamaan. Seperti Akbar Tandjung politisi senior Golkar, Gun Gun Heryanto pakar komunikasi politik, Indriyatno Banyumurti pakar media sosial.
"Nanti peserta akan dipecah menjadi beberapa kelompok dan akan membuat tugas akhir pada akhir kegiatan masing- masing kelompok, " tandasnya.
Penulis : Yudi Hadi
Editor : Bambang Irawan