Mereka berkumpul
sambil berdiskusi tentang semua aspek. Tidak hanya politik saja namun
juga menjurus intens ke pendidikan, kesehatan, seni, sosial, budaya dan
lainnya. Diskusi berlangsung cukup menarik dan interaktif dibungkus
dengan buka bersama dihadiri Ketua DPD Partai Gelora Kukar, Suriadi.
“Kemarin
acara kongkow bareng memperkenalkan Gelora Indonesia di Kukar melalui
Gelora Muda, agar anak-anak muda ini bisa melek tentang politik dan
terjun ke politik,” kata salah satu panitia pelaksana, Fisher Reinstein
saat dikonfirmasi korankaltim.com, Minggu (9/5/2021).
Jeff
sapaan akrabnya mengungkapkan, kegiatan ini memberikan pemahaman
terhadap politik dan Partai Gelora secara umum agar anak muda dan
perempuan tertarik bergabung dengan Partai Gelora. “Tentu yang dibahas
apa itu politik, kenapa anak muda dan perempuan harus melek politik,
agar ada ketertarikan anak-anak muda untuk masuk ke Partai Gelora dan
turut berperan aktif di partai,” sebut Jeff.
Salah satu
peserta, Erna mengaku senang dengan agenda tersebut. Menurutnya kegiatan
itu membuka wawasannya tentang politik dan berharap bisa
mengimplementasikannya ke masyarakat. “Agendanya bagus, jadi bisa
mengerti tentang politik, saya tidak mengerti politik apa jadi
dijelaskan, penasaran sih politik itu apa, sekarang tahu
sedikit-sedikit,” kata Erna.
Pemaparan dari pemateri ternyata
menggugah hatinya untuk mengabdikan diri ke masyarakat, sehingga dirinya
cukup tertarik untuk bergabung dengan Gelora Indonesia.
“Ketertarikannya lebih ke masyarakat ya, kalau biasanya kan cuek saja,
tidak peduli, sekarang sudah mengerti, kalau nanti bergabung Insya Allah
akan lebih peduli lagi ke masyarakat),” harapnya.
Terpisah,
Suriadi menilai anak muda memiliki potensi yang cukup besar di pemilu
2024 mendatang sehingga Gelora Kukar fokus ke segmen tersebut.
Mengingat, demografi pemilih usia produktif diantara 20-30 tahun,
sebesar 60 persen. Artinya, anak mudalah yang akan menentukan masa depan
Indonesia.
“Gelora Indonesia ingin menyampaikan, memberikan
pemahanan kepada mereka pentingnya memahami dan teribat dalam politik,
karena politik jalan kita untuk merubah masa depan Indonesia,” ujar
mantan anggota DPRD Kukar ini. Suriadi menegaskan, Partai Gelora
Indonesia memberikan peluang yang besar terhadap perempuan. Ia menilai
perempuan juga memiliki sumber daya untuk memberikan perubahan masa
depan Indonesia.
“Apalagi dalam undang-undang politik kita
diwajibkan memberikan ruang bagi perempuan sebesar 30 persen untuk
berpartisipasi dalam politik, baik di kepengurusan maupun pada saat
pencalegan (calon legislatif.),” tegasnya. Suriadi mengapresiasi
sejumlah pemuda dan perempuan yang hadir pada agenda tersebut, mengingat
saat ini tingkat apatisme terhadap politik di kalangan tersebut cukup
tinggi.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur