Ketua KPUD Kutim, Ulfa Jamilatul Farida mengatakan memasuki tahapan kampanye dan menjelang hari pencoblosan memang perlu dilakukan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat utamanya bagi pemilih pemula.
"Tentu wilayah Kutim punya catatan terkait rendahnya tingkat partisipasi pemilih saat Pilkada 2015 silam. Namun kami tetap optimis untuk Pilkada 2020 ini akan mengalami peningkatan. Sosialisasi ini salah satu cara untuk meningkatkan jumlah partisipasi dari capaian hasil pilkada maupun Pemilu lalu," sebutnya.
Pihaknya juga mengharapkan agar perusahaan juga memberikan ruang kepada karyawan untuk memberikan hak pilihnya di TPS masing-masing. Menggunakan hak pilihnya meskipun di tengah pandemi Covid-19.
"Tentu saja perilaku di TPS harus beradaptasi sesuai protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," ucap Ulfa. Pihaknya terus memberi ajakan dengan sosialisasi baik dilakukan secara tatap muka maupun lewat media sosial untuk mengajak warga untuk memberikan hak pilihnya.
"Kegiatan sosialisasi merupakan salah satu metode saja untuk meningkatkan jumlah pemilih namun tidak serta merta gencarnya dilakukan sosialisasi dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sehingga perlu diterapkan beberapa metode agar dapat meningkatkan jumlah pemilih," tukasnya.
Penulis: Zulhamri
Editor : Bambang Irawan