Safaruddin menuturkan, karena rekomendasi DPP partainya untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Samarinda telah terbit, dengan mengusung pasangan Andi Harun-Rusmadi, maka seluruh unsur harus solid untuk mengamankan keputusan tersebut.
Bahkan, ia tak segan-segan apabila terdapat kader yang tidak mengamankan, maka akan diberi sanksi berupa teguran, hingga yang lebih berat yaitu melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) ketika kader tersebut merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)."Kami beri teguran dulu, hingga tiga kali, dan juga kalau ternyata dia anggota DPRD, saya akan PAW," tegas Safar.
Kegiatan Musancab dan Rakercabsus ini dihelat sebenarnya untuk sosialisasikan dukungan dari partainya kepada seluruh kader.
"Harus tuntas sosialisasikan semua, ke pengurus anak cabang sampai ranting," jelas Safar.
Mengenai kabar terkait adanya perbedaan pandangan politiknya dengan mantan Ketua DPC PDIP Samarinda Almarhum Siswadi, Safaruddin menjawab dengan santai bahwa hal tersebut hanya sekedar isu belaka.
"Biarkan saja, namanya politik itu kan isu-isu begini pasti ada. Tapi menurut saya InsyaAllah ga ada perbedaan itu," sebut Safar.
Intinya, kalau ada yang tidak mematuhi keputusan dari DPP maka akan diberikan sanksi tegas.
Sebelumnya, pada beberapa waktu lalu Safar mengatakan wajib memenangkan untuk di Pilkada Samarinda, kalau kalah harus mundur semua termasuk dirinya. (*)
Penulis : Faishal Alwan Yasir
Editor; Aspian Nur