Bahkan lanjut dia, apalagi sampai merusak gambar dalam Alat Peraga Kampanye (APK) kandidat lain, karena baginya hal tersebut memicu konflik sesama peserta pemilu.
"Sehingga kita harus jadikan pemilu ini yang damai, aman, sejuk, karena ini untuk Samarinda, dan Samarinda milik kita bersama," kata Sarwono.
Sarwono pun menegaskan juga untuk tetap menjaga stabilitas keamanan Samarinda, karena hal itu lebih penting dari pelaksanaan Pemilu itu sendiri. Karena Samarinda harus dijadikan tempat yang aman, damai dan layak untuk hidup semua.
Mengenai seluruh rencana pemenangannya, dikatakan Sarwono bahwa telah membuat konsep dengan sebaik mungkin, namun ia menyerahkan keseluruhan itu kepada Yang Maha Kuasa. "Kita bisa berencana tapi tetap Tuhan yang menentukan," tukasnya.
Sarwono menyampaikan sedikit pantun. "Di Samarinda ada Sungai Pinang, Jalannya berkelok bandara, Siapapun nanti yang menang, kita tetap bersaudara," tutupnya.
Penulis : Faishal Alwan Yasir
editor bambang irawan