“Penjaringannya cuma sehari, jadi silahkan saja bagi semua kandidat yang berminat maju pada Musda supaya bisa mengambil formulir pendaftaran di tim penjaringan, tentunya dengan melengkapi beberapa persyaratan. Besoknya (Jumat) itu agendanya pengembalian formulir pendaftaran,”terang Dominicha didampingi Sekretaris Tim Penjaringan Juniansyah dan anggota Tim Penjaringan, Novan Syahronny.
Mengacu pada Juklak No 2 DPP/II/2020 yang diterbitkan DPP Golkar, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh kandidat untuk bisa maju pada Musda nanti seperti memiliki pendidikan minimal S1/sederajat, aktif menjadi pengurus Golkar Samarinda sekurang-kurangnya selama lima tahun, dinyatakan lulus pelatihan atau pengkaderan partai Golkar, memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, kapabilitas dan tak terlibat G30S/PKI.
Selain itu, kandidat juga harus bersedia meluangkan waktu dan sanggup bekerjasama secara kolektif di Golkar dan berdomisili di Samarinda. “Tak kalah penting, kandidat juga harus menyerahkan surat dukungan minimal 30 persen atau 50 persen plus satu dari pemegang hak suara,” kata Dominicha lagi.
Ada 16 pemegang hak suara terdiri dari DPD Golkar Kaltim, DPD Golkar Samarinda, dewan pertimbangan partai, pengurus tingkat kecamatan di 10 kecamatan se-Samarinda, sayap partai, organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan.
Musda akan dibuka Ketua DPD I Golkar Kaltim, Rudi Mas’ud dan dihadiri sejumlah tamu undangan dari Muspida, pengurus Golkar dan juga pengurus partai lain. Musda Golkar Samarinda ini sendiri menjadi pelaksanaan Musda ketiga dari total 10 DPD II Golkar yang ada di Kaltim. Sebelumnya, telah dilaksanakan Musda DPD II Golkar Balikpapan dan Bontang pada Selasa (4/8) pekan lalu.
Penulis*/Maruly
Editor: Aspian Nur