DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur bersama 4 pasang bakal calon dari 4 kabupaten kota turut diundang. Termasuk Balikpapan yakni Rahmad Mas'ud dan Thohari Aziz.
Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan, Thohari Aziz membenarkan perihal undangan itu ketika dihubungi via telepon oleh KoranKaltim.Com.
"Saya baru mendarat di Jakarta. Iya benar ada undangan DPP jam 2 siang ini (15.00 WITA)," kata Thohari Aziz, Rabu (19/2/2020).
Thohari belum ingin memastikan terkait peluang dirinya untuk mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. Termasuk berpasangan dengan Rahmad Mas'ud yang merupakan Ketua DPD II Golkar Balikpapan.
"Iya, Pak Rahmad Mas'ud juga diundang. Tapi saya tidak mau mendahului mekanisme yang diatur DPP. Tunggu saja nanti," sambungnya.
Disinggung mengenai mekanisme penjaringan dan pengusungan yang berlaku di PDI Perjuangan, Thohari menjelaskan telah sesuai tahapan.
"Mulai dari pendaftaran, survei hingga keputusan pengusungan yang merupakan wewenang pimpinan pusat. Saya mengikuti arahan saja," ujarnya.
Sebelumnya Thohari Aziz dan Rahmad Mas'ud juga pernah memenuhi undangan DPP PDI Perjuangan. Tujuannya untuk pemantapan dan potensi koalisi dalam pemenangan Pemilihan Wali Kota - Wakil Wali Kota Balikpapan.
"Ya kan Sabtu kemarin (15/2/2020), kami berdua diundang dan hari ini juga diundang lagi. Bisa jadi pemantapan. Tapi sekali lagi, saya tidak bisa mendahului DPP," tukasnya mengakhiri pembicaraan.
Seperti diketahui, Rahmad Mas'ud telah mantap untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Balikpapan. Sedangkan Thohari Aziz ingin menjadi Wakil Wali Kota Balikpapan.
Keduanya pun telah mengikuti tahap penjaringan yang dilakukan masing-masing partai politik. Bahkan Golkar sudah menutup pendaftaran penjaringan pada 18 Februari 2020 kemarin.
Selain Rahmad Mas'ud - Thohari Aziz dari Balikpapan, para calon yang turut diundang yakni Fahmi Fadli - Sulaiman Eva Merukh dari Kabupaten Paser, Adi Darma - Basri Rase dari Kota Bontang dan FX Yapan - Edyanto Arkan dari Kutai Barat.
Penulis/Editor : Hendra