HMI juga meminta kepada Bawaslu Kukar agar mengawasi secara ketat setiap proses tahapan rekrutmen ini.
Ketua HMI Kukar, Mursyid Mubarak menyebutkan, rekrutmen PPK ini berpotensi disusupi kepentingan pihak-pihak tertentu.
"Kami juga meminta kepada KPU Kukar agar lebih banyak mempertimbangkan tanggapan dan masukan dari masyarakat terhadap para calon PPK," ujar Mursyid kepada Korankaltim.com, Sabtu (1/2/2020).
Jika sudah jelas terlihat rekam jejak calon PPK yang buruk, mereka mewanti-wanti untuk tidak diloloskan.
HMI mengimbau agar seluruh elemen masyarakat, mahasiswa dan akademisi turut serta mengawasi rekam jejak calon PPK.
"Proses rekrutmen PPK ini bisa dilaksanakan dengan bersih, jujur dan adil karena dari penyelenggara yang bersih akan melahirkan output pilkada yang bersih pula," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi