"Intinya sudah terbentuk ya, konteksnya hanya melengkapi syarat pemberkasan badan hukum," ujar Suriadi kepada Korankaltim.com, Selasa (12/11/2019).
Persiapan pembentukan di tingkat ranting pun sudah berjalan. Suriadi pun digadang-gadang bakal ditunjuk sebagai Ketua DPD Gelora Kukar.
Namun, dia menepis isu tersebut.
"Ini kan pak Hadi baru ditunjuk sebagai ketua. Kalau penunjukan ke DPD itu belum ada, kalau bicara SK ya, tapi bayangannya sudah ada," ucapnya.
Suriadi menyebutkan, ada 30 persen eks kader DPD PKS Kukar yang bergabung ke Gelora. Mulai dari yang dipecat, mengundurkan diri, hingga yang tidak dilibatkan lagi dalam kegiatan-kegiatan PKS.
"Sekitar 30 persen lah kalau bicara eks PKS, kalau rekrutingnya bakal terbuka nanti," tutupnya.
Ketua DPD PKS Kukar Firnadi Ihsan belum mengetahui kabar terkait para eks pengurus DPD PKS Kukar bergabung ke Gelora.
"Tapi ya, namanya eks itu bebas aja," cetusnya.
Menurut Firnadi, Fenomena ini merupakan hal yang biasa dalam demokrasi.
Dia mengatakan Indonesia didukung jumlah pemilih yang besar.
Setiap kali pemilihan umum selalu diwarnai oleh partai baru. Ada yang ikut Pemilu, ada juga yang tidak mencapai ambang batas parlemen.
"Semua terbiasa dengan itu. Migrasi pemilih itu juga fenomena biasa, jadi semua biasa saja," demikian Firnadi.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi