Diharapkan pula kaum milenial turut berpartisipasi dalam pelaksaaan pemilu seperti menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. Sebab berkaca dari Pemilu sebelumnya, KPU kerap kesulitan mendapatkan petugas KPPS.
“Kami juga memberikan pengetahuan mengenai Pemilu bahkan meminta tanggapan mereka mengenai pelaksaan pada tahun kemarin,” kata Kasubbag Hukum KPU Penajam Paser Utara, Asmadiana, Rabu (6/11/2019).
Kaum milenial hanya diberikan pemahaman yang bersifat mendasar karena sebagian besar belum pernah mengikuti pemilihan umum. Ilmu yang diberikan pun sangat bermanfaat untuk pengetahuan mereka.
“Kebetulan para pelajar sudah pernah memilih berhalangan hadir karena mereka sedang persiapan untuk ujian semester, jadi dasar-dasarnya aja yang kami paparkan,” ungkapnya.
KPU tidak hanya menyasar para pemilih di kaum milenial. Tetapi juga pemilih disabilitas, marjinal dan lainnya agar tingkat partisipasi mengalami peningkatan.
Sementara itu, Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 8 Penajam, Syarif Hidayat mengaku banyak mendapatkan ilmu melaui kegiatan yang digagas KPU.
“Kami diberikan pemahaman tentang demokrasi, tentang pemilu dan sebagainya. Alhamdullah, setelah pemberian materi, saya mendapatkan pengetahuan yang selama ini tidak diterima dalam pendidikan formal,” ucapnya.
Penulis : Erwin
Editor : Hendra