Saat ini, sudah banyak bermunculan tokoh yang hendak maju di Pilbup Kukar 2019. Justru, semakin banyak kontestan, Darlis mengaku semakin bersemangat.
“Jangan sampai seperti di beberapa daerah dimana kandidatnya melawan kertas kosong,” kata Darlis kepada awak media.
“Kita tidak mau seperti itu, nanti demokrasi tidak optimal berjalan dan masyarakat tidak disuguhi pilihan yang variatif,” imbuhnya lagi.
Dengan banyaknya kontestan, lanjutnya, perebutan kursi Bupati dan Wakil Bupati Kukar akan dihiasi dengan gagasan-gagasan. Rakyat Kukar diuntungkan dengan banyak pilihan sehingga benar-benar bisa selektif dalam memilih pemimpin.
“Kalau tidak ada lawan, otomatis ide akan mati. Jadi semakin banyak kandidat akan memaksa kita untuk menawarkan gagasan-gagasan yang bisa diterima masyarakat Kukar,” pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M.Huldi