Guswantri mengatakan, majunya Tajuddin atas dorongan dari masyarakat pesisir.
“Beliau sebenarnya bukan kepentingan pribadi, tapi dorongan dari masyarakat pesisir yang mendorong beliau untuk maju, karena itu beliau merasa terpanggil untuk membaktikan dirinya,” kata Guswantri kepada Korankaltim.com.
Dia menyebutkan, pengalaman Tajuddin sendiri sudah cukup lama dalam birokrasi, kurang lebih selama 21 tahun.
Tajuddin yang diketahui menjabat Ketua Forum Masyarakat Pesisir itu mendaftar sebagai bakal calon bupati, tapi tidak menutup kemungkinan bersanding dengan bakal calon lain sebagai wakil bupati.
“Dia mengambil formulir bupati, namun juga tidak menutup kemungkinan menjadi nomor dua,” ujarnya.
Selain Gerinda, dia membuka kemungkinan mendaftar di partai lain.
“Partai lain masih ada yang belum tutup (pendaftaran) juga. Beliau ini juga dengan PDIP komunikasinya bagus, PAN juga bagus, Golkar,” ujarnya.
Penjaringan kepala daerah oleh Gerindra Kukar akan ditutup pada 25 Oktober mendatang.
Tajudin akan mengembalikan formulirnya didampingi dengan masyarakat pesisir dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerindra di wilayah pesisir.
Dia mengedepankan program untuk melanjutkan gagasan Bupati Rita Widyasari yang sudah dianggap cocok untuk membangun Kukar.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M. Huldi