"Kami siap menggelar Pilkada karena Pemerintah Kota Balikpapan menyediakan anggaran dengan disahkannya penandatangan NPHD pada 9 September 2019 lalu,"ujarnya di sela kegiatan.
Dia juga meminta kepada para bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan agar mulai mempersiapkan segala persyaratan."Kepada para bakal calon untuk dapat mencermati dan mempersiapkan segala hal tahapan dan peraturan KPU,"katanya.
Selain itu dia juga mencermati terkait tingkat partisipasi pemilih. Berkaca pada Pemilu Presiden 2019 lalu, Balikpapan melebihi target. Jumlah pemilih mencapai 80 persen dari target partisipasi 75 persen.
"Pilkada merupakan kegiatan besar, mendongrak partisipasi pemilih menjadi permasalahan tersendiri. Saya harap Pilkada 2020 bisa naik seperti Pilpres,"jelasnya.
Thoha mencatat, wilayah kecamatan yang memiliki partisipasi rendah yakni Kecamatan Balikpapan Kota. Sedangkan tertinggi Balikpapan Timur dan Balikpapan Selatan.
"Maka kami meminta kepada para camat agar meningkatkan terus partisipasi pemilih ada beberapa kecamatan ternyata partisipasi rendah yakni di Balikpapan Kota. Ada dua kecamatan yang tertinggi yakni Balikpapan Timur dan Balikpapan Selatan,"tuturnya.
Kegiatan launching Pilkada Balikpapan 2020 tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi, Ketua KPU Kaltim Rudiansyah, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Ketua Bawaslu Balikpapan Agustan, kpu kabupaten/kota serta unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, pelajar dan mahasiswa.
Penulis : Yudi Hadi
Editor : M.Huldi