Target kemenangan 65 persen di kalangan santri dan kyai se Kaltim bukan isapan jempol semata. Miftah sudah melakukan konsolidasi organisasi taktis berbasis Islam. "JKSN Kaltim menargetkan kemenangan 65 persen tentu kami dengan cara menggalang berbagai macam lembaga seperti majelis taklim dan kalangan NU," ungkapnya.
Kalangan santri sudah berkomitmen untuk memperjuangkan kyai Ma'ruf menang. "Itu yang akan kami bangun karena Pak Jokowi dan kyai Ma'ruf Amiin pasangan yang ideal untuk menjaga marwah NKRI dan juga Islam," papar Miftah.
Alasan paslon Jokowi dan K.H Ma'ruf Amiin dapat menang dan memimpin Indonesia karena kedua figur tersebut memiliki kemampuan unggul. "Tentu kita kembali kepada figur, figur itu dalam kaidah pemimpin mana yang memenuhi syarat dan menurut kita dalam Islam adalah disamping agamanya juga memiliki kemampuan lainnya saya kira Paslon Presiden Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amiin pasangan yang ideal tidak hanya menjadi figur dari pondok pesantren tali juga kalangan umum," sebutnya lagi.
Miftah mengingatkan pentingnya ukhuwah islamiyah baik sesama agama maupun hubungan antar sesama manusia. Di mana kendati pilihan berbeda akan tetapi tetap menjaga persatuan. "Boleh kita beda pilihan akan tetapi mari kita rekatkan persatuan, jangan terpancing berita-berita hoax sehingga kita terpecah. Mari kita Sukseskan Pemilu 2019 dengan aman dan damai," pungkasnya. (*)
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur