“Tim seleksi yang melakukan wawancara kepada 20 bakal calon hingga nantinya dikerucutkan menjadi empat orang bakal calon,” kata Ilyasin saat dikonfirmasi Koran Kaltim, kemarin.
Nantinya empat nama yang lolos itu kata dia direkomendasikan ke Bawaslu RI. “Mereka nanti diseleksi lagi sampai keluar dua nama yang akan ditetapkan dan dilantik sebagai anggota Bawaslu Kaltim definitif,” lanjutnya.
Dari 20 bakal calon yang mengikuti tes kesehatan di klinik Caya Healthcare memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Mulai dari pernah menjadi Panwaslu kabupaten/kota atau pun komisioner KPUdi 10 kabupaten kota di Kaltim.
“Rata-rata mereka memiliki pengalaman tentang ke-pemilu-an. Bahkan ada yang pernah menjadi wartawan dan LSM,” bebernya.
Tak hanya itu, para bakal calon juga diharuskan membuat makalah setelah lulus tes kesehatan dan psikologi. “Makalahnya terkait dengan visi kepemimpinan mereka ketika bergabung di Bawaslu terutama dalam menyukseskan pengawasan pemilu,” ujarnya.
Kembali ke tes kesehatan, secara garis besar untuk tes psikologi merupakan domain Mabes Polri yang menugaskan Polda Kaltim. Sedangkan tes kesehatan meliputi pemeriksaan darah dan jantung.
“Makanya peserta diharuskan ikut treadmill. Kalau terindikasi ada gangguan kesehatan maupun psikologinya, maka ada klasifikasi,” jelasnya.
Klasifikasi yang dimaksud Rektor IAIN Samarinda ini mulai dari disarankan lolos hingga tidak lolos menjadi bakal calon Bawaslu Kaltim. “Ada beberapa kategori tapi saya tidak tahu persis klasifikasinya,” tukas Ilyasin.
Sekretaris Tim Seleksi, Herdiansyah Hamzah menambahkan para calon diharapkan berpuasa mulai pukul 22.00 Wita sebelum menjalani tes kesehatan.
“Sekitar jam 10.00 Wita, para peserta ke Dokkes Polda Kaltim untuk pemeriksaan badan dan tes kesehatan jiwa. Kemudian balik lagi ke klinik untuk treadmill,” kata pria yang akrab disapa Castro ini.
Seleksi yang berjalan sekarang untuk mencari dua komisioner menambah tiga komisioner yang sudah aktif sekarang. Dengan demikian, Bawaslu Kaltim akan diisi lima orang komisioner untuk mengwasi Pilgub Kaltim dan Pileg serta Pilpres 2019. (hn518)