Rabu, 23/09/2026
Rabu, 23/09/2026
Kylian Mbappe (kanan), menolak tawaran Liverpool yang dilatih Jurgen Klopp (kiri) dan memilih gabung PSG. (gettyimages)
Rabu, 23/09/2026

Kylian Mbappe (kanan), menolak tawaran Liverpool yang dilatih Jurgen Klopp (kiri) dan memilih gabung PSG. (gettyimages)
KORANKALTIM.COM - Kylian Mbappé mengungkapkan betapa dekat dirinya dengan kepindahan ke Liverpool pada tahun 2016 dan mengatakan ia melawan nasihat ibunya yang "jatuh cinta" pada Anfield.
Penyerang timnas Prancis dan Real Madrid itu mengatakan The Reds berusaha merekrutnya saat berusia 18 tahun ketika ia masih bermain untuk Monaco di Ligue 1.
Mantan manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan klub tersebut menyediakan jet pribadi dan makanan untuk Mbappe serta keluarganya dalam upaya merekrutnya, sebelum akhirnya ia bergabung dengan Paris Saint-Germain.
Dalam wawancara dengan The Athletic, Mbappe mengatakan ibunya adalah "penggemar berat" Klopp dan ingin putranya pindah ke Merseyside. "Saya hampir saja bergabung dengan Liverpool. Tujuan favorit ibu saya adalah Liverpool. Dia ingin saya pergi ke sana," ujar Mbappe. "Saya tidak mendengarkannya karena saya ingin bermain di kota saya, Paris. Saya tidak ingin meninggalkan negara saya sebelum saya menjadi seseorang padahal ibu saya selalu berkata “kamu akan berada disana, bermain di Anfield, itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa bagimu”," paparnya.
Mbappe, yang kini berusia 27 tahun, mengatakan ibunya pergi ke Liverpool untuk langkah pertama dalam negosiasi tersebut. "Dia mengunjungi kota itu, stadionnya dan bertemu dengan orang-orang disana. Dia berkata, 'Ini klub yang luar biasa, semua orang sangat ramah, ini klub yang seperti keluarga, klub besar, Dia pergi ke Anfield dan langsung jatuh cinta dengan tempat itu. Dia menonton beberapa pertandingan sendirian, untuk merasakan suasananya, karena dia ingin membayangkan saya berada di stadion ini," ujarnya.
Klopp, yang berbicara mengenai kemungkinan transfer tersebut di Magenta TV sebagai pakar pada Piala Dunia 2026 menjelaskan bagaimana mereka terbang dari Blackpool ke Nice di Prancis, dimana seluruh keluarga Mbappe naik jet pribadi dengan lima kamar atau semacamnya. "Kami benar-benar all out. Lalu kami terbang berputar-putar, berbincang dengan keluarga, menikmati makanan lezat," kata Klopp.
"Itu cerita yang lucu," kata Mbappe. "Tapi pada akhirnya, saya memutuskan untuk bergabung dengan PSG karena bagi saya, yang lahir dan besar di Paris, tidak ada perasaan yang lebih baik daripada membuktikan bahwa saya bisa menjadi bintang di kota kelahiran saya," ucapnya
Mbappe kemudian bergabung dengan PSG sebagai pemain pinjaman, dalam kesepakatan yang mencakup opsi untuk menjadikan transfer tersebut permanen senilai 180 juta euro (£165,7 juta), setara dengan Rp3,68 Triliun. Dia kemudian menghabiskan tujuh tahun di Paris, menjadi pencetak gol terbanyak klub tersebut sebelum pindah ke Real Madrid pada tahun 2024.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 23/09/2026
Kylian Mbappe (kanan), menolak tawaran Liverpool yang dilatih Jurgen Klopp (kiri) dan memilih gabung PSG. (gettyimages)
TERPOPULER