Arsenal membuka keunggulan lebih dulu ketika pertandingan baru memasuki menit kelima. Situasi bermula dari sapuan Marquinhos yang mengenai Leandro Trossard sehingga bola mengarah ke Kai Havertz. Penyerang asal Jerman itu kemudian menusuk ke area penalti dan melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang tak mampu dihentikan Matvey Safonov.
PSG langsung merespons setelah tertinggal. Pada menit ke-13, Fabian Ruiz memperoleh peluang dari umpan Desire Doue, tetapi sepakannya masih melenceng dari target.
The Gunners hampir menambah keunggulan pada menit ke-26. Umpan silang Bukayo Saka berhasil mengarah ke Trossard, namun Safonov bergerak cepat meninggalkan gawangnya untuk mengamankan bola.
Sepanjang babak pertama, PSG terus menekan pertahanan Arsenal. Ousmane Dembele sempat mengancam melalui tendangan keras pada menit ke-37, tetapi upayanya berhasil diblok Gabriel Magalhaes. Beberapa peluang lain yang diciptakan Dembele, Doue, dan Ruiz juga belum mampu mengubah keadaan hingga turun minum. Arsenal pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki paruh kedua, PSG meningkatkan intensitas serangan. Achraf Hakimi hampir menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas pada menit ke-55, namun David Raya masih mampu melakukan penyelamatan.
Gol yang ditunggu PSG akhirnya lahir pada menit ke-64. Sebelumnya, Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di dalam kotak penalti saat menyambut umpan Dembele. Setelah meninjau melalui VAR, wasit memberikan hadiah penalti kepada PSG.
Dembele yang maju sebagai algojo sukses menuntaskan tugasnya dengan baik. Pemilik Ballon d’Or 2025 itu mengarahkan bola ke sudut kiri bawah gawang dan mengecoh Raya untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah menyamakan kedudukan, PSG tampil semakin percaya diri. Vitinha mengancam lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-73, sementara sepakan Kvaratskhelia empat menit kemudian hanya membentur tiang gawang.
Arsenal mencoba mengubah situasi dengan memasukkan Jurrien Timber, Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Noni Madueke. Namun, hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap gagal mencetak gol tambahan.
Babak perpanjangan waktu berlangsung ketat dengan peluang yang relatif minim. Raya beberapa kali menggagalkan ancaman PSG, sedangkan Arsenal nyaris mencuri kemenangan melalui percobaan Timber yang masih melebar tipis dari sasaran.
Karena kedudukan tetap bertahan 1-1 hingga 120 menit, laga pun berlanjut ke adu penalti. Dalam babak penentuan tersebut, PSG tampil lebih efektif. Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo berhasil menjalankan tugas sebagai eksekutor, sedangkan Nuno Mendes menjadi satu-satunya penendang yang gagal.
Di kubu Arsenal, Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli sukses mencetak gol. Namun, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal mengonversi tendangan mereka menjadi gol.
Kegagalan Gabriel sebagai penendang terakhir memastikan kemenangan PSG dengan skor 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengantarkan Les Parisiens mempertahankan gelar Liga Champions.
Editor: Erwin