Sebelumnya pekan lalu The Gunners berhasil menahan imbang lawan yang sama di kandang mereka, Estadio Wanda Metropolitano, dengan skor 1-1.
Atletico Madrid yang dilatih Diego Simeone harus menang untuk melaju ke final, tetapi mereka menampilkan performa yang kurang memuaskan, dengan Julián Álvarez terisolasi oleh bek tengah tim tuan rumah hingga ia diganti pada babak kedua. Perubahan yang dilakukan Simeone tidak mengubah hasil akhir, dan Atlético Madrid gagal mencapai final Liga Champions keempat mereka.
Sebaliknya, Mikel Arteta bisa melupakan kekecewaan di Piala Liga dan Piala FA dengan hasil ini. Mereka kembali ke final Liga Champions setelah 20 tahun. Terakhir kali adalah pada tahun 2006, ketika mereka kalah dari Barcelona pada laga final di Prancis.
Pada laga final 30 Mei nanti di Puskás Aréna Budapest, Arsenal akan menghadapi pemenang pertandingan antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Munich yang bermain dini hari nanti pada semi final leg kedua di Munich yang mana PSG menang pada leg pertama 5-4.
"Kami terus membangun - kami terus saling mendorong. Kompetisi ini dan Liga Premier. Kami telah melaju dengan kecepatan penuh. Kami berada di posisi yang baik dengan kurang dari sebulan tersisa,” tegas gelandang Arsenal, Declan Rice berbicara kepada Amazon Prime usai laga.
"Kami berhak merayakan momen itu. Kompetisi paling bergengsi di sepak bola klub. Kami hanya mencoba menikmati semuanya. Kami tahu apa yang dipertaruhkan sebelum pertandingan. Ketika kami unggul 1-0, saya tahu kami akan menang. Saya bisa merasakan sesuatu yang istimewa sedang terbentuk," sebut pemain timnas Inggris itu.
Sementara Bukayo Saka mengaku kemenangan ini sangat indah. “Ini sangat indah. Anda melihat apa artinya bagi kami dan apa artinya bagi para penggemar," kata Saka.
"Kami sangat bahagia. Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Pertandingan ini penuh tekanan. Ini sangat berarti bagi kedua tim. Kami berhasil mengatasinya dengan baik, dan membawa diri kami ke final. Semuanya dimulai sebelum pertandingan, saat kami tiba di dalam bus. Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Ini adalah kisah yang indah dan saya harap berakhir dengan baik di Budapest," ucapnya lagi
Sementara Mikel Arteta merasa sangat bangga. "Saya sangat bangga dan sangat bahagia untuk semua orang. Mereka telah menunggu lama dan berhasil mencapai ini, membuat saya sangat Bahagia dan membuat mereka merasa sangat bangga," kata Arteta.
Diego Simeone tetap merasa bangga dengan pemainnya. "Untuk para penggemar kami, untuk para pemain, kami telah menjalani perjalanan Liga Champions yang sangat bagus. Kami memberikan yang terbaik. Kami melangkah jauh lebih jauh dari yang diharapkan. Sayang sekali, karena saya pikir kami pantas mendapatkan perpanjangan waktu di leg pertama,” sebut Simeone.
"Pada leg pertama kami sudah memiliki peluang untuk mencetak gol dan kami gagal, hari ini di babak kedua kami meningkat, kami lebih banyak bermain diseparuh lapangan mereka, kami memiliki peluang dan semua detail kecil yang terkadang menguntungkan kami, kali ini tidak," papar pria asal Argentina itu.
Editor: Aspian Nur