Dua gol yang tercipta pada pertandingan ini sama-sama tercipta dari tendangan penalti. Menit 44, pelanggaran terhadap Viktor Gyokeres membuat wasit Danny Makkelie menunjuk titik putih untuk Arsenal dan dieksekusi sendiri oleh pemain timnas Swedia itu untuk menjadi gol.
Namun The Gunners lupa bermain maksimal di babak kedua dan kalah dalam penguasaan bola untuk sebagian besar babak akhir dari Los Rojiblancos, yang memanfaatkan pelanggaran handball Ben White di dalam kotak penalti untuk mencetak gol penyeimbang 1-1 setelah tinjauan VAR menit 56.
Julian Alvarez jadi penendang dan berhasil menggetarkan gawang tim tamu, namun pemain timnas Argentina itu harus diganti karena karena cedera.
Arsenal sempat mendapatkan penalti kedua menit 77 namun setelah peninjauan VAR wasit membatalkannya karena menganggap tidak terjadi pelanggaran di area terlarang Atletico.
Pertandingan ulangan pekan depan akan menentukan finalis Liga Champions pertama untuk final pada 30 Mei di Hongaria, menunggu pemenang pertandingan antara PSG kontra Bayern Munich. PSG saat ini unggul 5-4 dalam pertandingan pertama.
"Setelah berbicara dengan para pemain dan memahami insiden penalti untuk gol kedua yang dibatalkan, itu melanggar aturan dan saya tidak mengerti. Sangat kecewa. Ada kontak yang jelas; dia membuat keputusan dan Anda tidak bisa membatalkannya setelah menontonnya 13 kali,” ujar pelatih Arsenal Mikel Arteta berbicara kepada TNT Sports usai pertandingan.
Mengenai penalti Atletico Arteta tak ingin berbicara banyak. "Itu adalah aturan dan mereka cukup konsisten dengan itu. Saya tidak punya komentar tentang itu. Yang harus saya katakan adalah penalti,” tegasnya.
Sementara Viktor Gyokores kepada TNT Sports menyebut timnya bermain bagus dibabak pertama. "Saya pikir di babak pertama kami mengontrol permainan dengan cukup baik. Di babak kedua mereka memulai dengan jauh lebih baik dan berhasil mencetak gol dan kemudian menjelang akhir kami memiliki beberapa peluang yang cukup bagus. Secara keseluruhan itu adalah pertandingan yang sulit, tempat ini sulit untuk didatangi tetapi ini baru babak pertama,” ujar Gyokeres.
"Tidak mudah setelah mereka mencetak gol, mereka memiliki dukungan penonton di sini. Kami mencoba bermain dan mendapatkan kembali momentum yang kami miliki di babak pertama, menjelang akhir kami berhasil tetapi babak kedua sangat sulit,” imbuhnya.
Penyerang Atletico Marcos Llorente memberikan komentarnya kepada Marca.com usai laga. "Segalanya masih terbuka untuk leg kedua. Mereka memenangkan babak pertama dan kami memenangkan babak kedua. Itulah yang harus kami ambil dari ini. Kami membuat segalanya sangat sulit," ungkap Llorente.
“Mereka adalah dua tim dengan ide yang sangat jelas dan mengetahui kekuatan mereka. Siapa pun yang lebih efisien akan memenangkan pertandingan di leg kedua nanti,” imbuhnya.
Editor: Aspian Nur