Gol City di laga kemarin dicetak Nicolas Otamendi menit ke-34, John Stones (48), Sergio Aguero menit 69 dan Raheem Sterling menit 90. Gol Napoli dikemas Lorenzo Insigne yang memaksimalkan umpan Dries Mertens pada menit ke-21 dan Jorginho dari titik penalti menit 62. Skor 4-2 untuk tim tamu bertahan hingga duel usai.
Tim statistik Champions League mencatat kemenangan City ini menjadi rekor tersendiri. Tetangga Manchester United ini menjadi tim Inggris pertama yang pulang dari kandang Napoli dengan kemenangan. City juga mencatat hasil sempurna dari empat laga di grup, empat kali menang. Dengan 12 poin di puncak klasemen, poin City tak mungkin lagi dikejar Napoli yang berada di tempat ketiga dengan tiga poin dengan dua laga sisa. Minimal, City akan lolos sebagai runner up grup, dengan catatan Shakhtar Donetsk yang berada di tempat kedua (sembilan poin) selalu menang di dua pertandingan sisa dan City kalah sekali.
“Mengalahkan Napoli dua kali dalam dua pekan adalah prestasi yang luar biasa. Mereka mungkin adalah tim terbaik yang pernah saya hadapi dalam karier saya,” kata Josep Guardiola, arsitek City usai laga. “Saya sangat bangga karena saya tahu tim yang kami kalahkan. Saya jatuh cinta kepada Napoli, dengan cara mereka membuat operan-operan pendek dan mereka tidak memberi kami waktu untuk berpikir di 20 menit pertama. Kami tidak punya keberanian untuk bermain,” ungkapnya.
Pelatih Napoli, Maurizio Sarri mengungkapkan cedera yang dialami Faouzi Ghoulam telah mengubah permainan timnya sehingga kalah. “Kami bertemu tim yang hebat dan memberikan masalah besar bagi mereka. Kami berjuang mengatur kembali permainan kami setelah kehilangan Ghulam dan kebobolan gol selama periode tersebut,” ujarnya kepada Mediaset Premium. “Dalam pandangan saya, kami kehilangan inersia dan momentum saat Ghoulam keluar, karena itu butuh beberapa saat untuk mengatur kembali dan menjadi sulit untuk kembali memenangkan bola ketika mereka menekan anda begitu tinggi di lapangan,” tambahnya. (fi)