Wakil Bundesliga Jerman itu pun dipastikan bersua Paris Saint-Germain (PSG) pada babak semi final 29 April dua pekan ke depan dengan semi final lainnya mempertemukan Arsenal menghadapi Atletico Madrid setelah wakil Inggris bermain imbang tanpa gol di Emirates Stadium pada laga lainnya.
Thriller dilaga ini dimulai dengan lima gol tercipta pada babak pertama yang seru dan mendebarkan sebelum pertandingan berubah menjadi pertarungan taktis setelah jeda saat kedua tim memperlambat tempo permainan.
Kesalahan kiper Bayern Manuel Neuer membuat Madrid mencetak gol saat laga belum berjalan satu menit lewat Arda Guler, namun direspons cepat tuan rumah lewat sundulan Alexander Pavlovic menit ke-6. Gol kedua dicetak Arda Guler menit 29 membuat tim tamu unggul 1-2, namun disamakan lagi oleh penyerang Bayern Harry Kane menit 38, gol ke-50-nya musim ini. Sebelum turun minum Kylian Mbappe mencetak gol ketiga Madrid menit 4-2, membuat skor 2-3 untuk keunggulan wakil Spanyol itu.
Pada babak kedua, saat perpanjangan waktu akan diperlukan untuk menentukan hasil akhir karena aggregate 3-3, pemain pengganti Real Madrid Eduardo Camavinga mendapat kartu kuning kedua karena mengulur-ulur waktu empat menit menjelang akhir pertandingan setelah sebelumnya gelandang asal Prancis itu melakukan pelanggaran terhadap Harry Kane. Dengan sisa satu menit, Luis Diaz memberikan pukulan penentu lewat golnya menit 89, gol ke-24-nya musim ini.
Tak ada comeback dari juara Eropa 15 kali itu ketika Michael Olise melengkungkan bola untuk gol keempat di waktu tambahan menit 90+4, mengunci kemenangan 4-3 yang tak terlupakan dan keunggulan 6-4 secara agregat. Keributan antarpemain terlihat usai laga dan berbuah kartu merah untuk Arda Guler saat waktu menunjukkan 120 menit, membuat pemain Turki itu dipastikan absen pada laga pertama Liga Champions musim depan bersama Camavinga.
Sudah enam tahun berlalu sejak Bayern Munich terakhir kali menjuarai Liga Champions, namun kemenangan ini, ditambah performa gemilang mereka di kompetisi domestik musim ini, akan memberi Bayern keyakinan mereka bisa memenangkan kompetisi tersebut untuk ketujuh kalinya dalam sejarah gemilang mereka.
Pertandingan semi final Piala Jerman melawan Bayer Leverkusen akan menyusul, sebelum bertandang ke PSG pada akhir April dalam leg pertama semifinal Liga Champions. Bayern hanya kalah sekali disemua kompetisi sejak November, mereka mengandalkan Kane, penyerang paling on fire di Eropa dengan 50 gol klub dalam 42 penampilan.
“Ada banyak emosi dalam pertandingan ini. Kami menguasai bola dengan baik dan merasa bisa mencetak gol lagi. Tapi mereka sangat cepat dan berbahaya. Kami tidak pernah bisa benar-benar santai saat menghadapi Real Madrid. Menurut saya, para pemain sangat tangguh secara mental malam ini. Saya bangga karena kami berhasil bangkit dua kali. Para suporter mendukung kami. Hal yang penting bagi saya adalah para pemain pantas bermain tanpa rasa takut,” papar Vincent Kompany, arsitek Bayern.
Sementara Manuel Neuer menyebut laga itu adalah Liga Champions yang sesungguhnya. “Bagi penonton dan juga bagi kami itu tentu saja istimewa. Sebenarnya saya ingin mengoper bola ke sisi lapangan, tapi saya tidak menendangnya dengan baik sama sekali. Itu hanya umpan buruk dari saya. Dia lalu menendangnya langsung dengan kaki kiri yang kuat, yang juga kita lihat kemudian pada tendangan bebas. Ada kekuatan besar di baliknya,” ungkap Neuer mengenai gol yang dicetak Arda Guler.
Sementara Álvaro Arbeloa menanggapi kartu merah yang diterima Camavinga. “Itu adalah tindakan yang tak ada yang mengerti bagaimana bisa seorang pemain diusir karena hal seperti itu dalam pertandingan sekelas ini. Pertandingan berakhir saat itu dan itu adalah sesuatu yang sama sekali tak dapat dijelaskan dan tidak adil. Kami sangat kecewa karena hasil imbang ini lepas dari genggaman kami dengan cara yang tidak bisa kami kendalikan dan saya sangat menyesal untuk para pemain saya dan usaha yang telah mereka lakukan,” papar pelatih Madrid itu.
Pada pertandingan lain, tim Premier League Arsenal lolos ke semi final setelah bermain imbang tanpa gol dalam laga yang berlangsung ketat melawan Sporting di Emirates Stadium.
The Gunners memasuki pertandingan ini dengan keunggulan 1-0 dari leg pertama berkat gol Kai Havertz di menit-menit akhir saat bertandang ke Portugal pekan lalu, dan gol tersebut cukup untuk memastikan tim asuhan Mikel Arteta lolos ke babak empat besar kompetisi ini.
Hasil ini membuat Arsenal mencapai semifinal berturut-turut di kompetisi ini untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka dan akan menghadapi Atletico Madrid untuk memperebutkan tempat di final.
Editor: Aspian Nur