Tentu saja Atlético mempersiapkan diri untuk laga yang akan selamanya terukir dalam ingatan para pendukung Los Rojiblancos. Musim ini, kedua tim telah bertemu di LaLiga dan Copa del Rey, menghasilkan pertandingan yang mendebarkan. Tim asuhan Hansi Flick datang ke pertandingan ini setelah memenangkan derby Catalan 4-1, sementara Atlético menderita kekalahan 2-1 di Sánchez-Pizjuán melawan Sevilla FC.
"Kami hanya selangkah lagi untuk kembali menempatkan diri di antara empat tim teratas di Eropa. Sembilan puluh menit memisahkan kami dari semifinal Eropa, sebuah prospek yang menggembirakan . Dengan stadion yang penuh dan basis penggemar yang setia, segala sesuatunya telah siap untuk malam sepak bola yang luar biasa. Riyadh Air Metropolitano akan memberikan putusannya dalam suasana yang tak tertandingi," tegas Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid.
Meski begitu pria asal Argentina tersebut menegaskan timnya tidak bisa hanya mengandalkan status tuan rumah dan menilai keunggulan dua gol dari pertemuan pertama belum menjamin apa pun jika timnya tidak tampil disiplin sejak menit awal.
“Jika kami berpikir akan memberi tekanan hanya karena bermain di rumah, lalu mereka bermain lebih baik, itu tidak akan terjadi,” kata Simeone kepada wartawan.
Prediksi supercomputer Opta, Atletico punya peluang 80 persen untuk mencapai semifinal, sedangkan Barcelona berada di angka 20 persen. Atletico juga diproyeksikan menjadi juara dalam 9 persen simulasi turnamen, berkat modal kuat yang mereka bawa dari leg pertama.
Meski begitu, Simeone menegaskan laga leg kedua harus dijalani dengan pendekatan yang sama seriusnya. “Kami percaya pada apa yang kami butuhkan dan kami percaya pada apa yang akan kami kejar,” ujarnya, sambil menekankan bahwa tujuan utama Atletico adalah melaju ke fase berikutnya," sebut Simeone.
Sementara penyerang Barcelona Lamine Yamal yakin timnya bisa bangkit. “Kami sangat ingin mencapai semifinal dan akan memberikan segalanya untuk mewujudkannya,” kata pemain sayap berusia 18 tahun itu.
“Kami harus bermain dengan cara kami sendiri, dengan intensitas tinggi namun tanpa mengorbankan gaya permainan kami,” tegasnya
Bagi Lamine, segalanya belum ditentukan: “Kebangkitan bukanlah keajaiban. Kami memulai dengan ketinggalan 2–0, tapi saya percaya pada tim ini . Kami yakin ini belum berakhir dan kebangkitan sangat mungkin terjadi,” ucapnya.
Ditanya tentang sebuah postingan dikanal Instagram-nya, yang menampilkan gambar LeBron James, Lamine memberikan penjelasan.
“Dia adalah satu figur yang bisa menginspirasi saya untuk pertandingan nanti. Saya akan memikirkan bagaimana dia melakukannya dan semoga hasilnya sama bagi saya,” harapnya.
Satu kata yang paling sering diulang Lamine adalah “bersemangat” karena sosok yang berpengaruh di skuad Blaugrana itu ingin terus memotivasi diri. “Saya tidak sabar menanti pertandingan ini, saya sangat termotivasi,” katanya.
“Saya harap bisa membuat perbedaan. Kita lihat saja apakah Simeone mau membantu saya dan memberi saya kesempatan berhadapan satu lawan satu dengan bek,” ia bercanda, menyadari pertahanan Atlético biasanya melakukan penjagaan ganda atau tiga orang saat winger Barça itu menguasai bola.
Sedangkan Hansi Flick sebagai pelatih menyebut kalau sikap, mentalitas dan kekompakan adalah tiga elemen yang ditekankan pada leg kedua nanti.
“Kami harus fokus pada penampilan kami sendiri. Jika kami tampil bagus, maka kami akan mampu mencetak gol,” tegas pelatih asal Jerman itu.
Membalikkan defisit 2-0 dari leg pertama bukanlah tugas yang mustahil bagi pelatih Blaugrana. “Saya percaya pada tim saya dan saya yakin kita bisa melakukannya - itu mungkin,” tambah Flick.
"Saya tahu kami menghadapi tim Atlético yang kuat dengan pemain-pemain hebat. Kita harus solid di pertahanan dan berani dalam serangan. Kita harus memanfaatkan peluang karena itulah yang menjadi pembeda di leg pertama," ucapnya.
Flick berharap segala sesuatunya berjalan sesuai keinginan mereka. “Seringkali pertandingan ditentukan oleh momen-momen tertentu, seperti kartu merah untuk Cubarí atau kemungkinan penalti pada leg pertama. Mungkin segala sesuatunya akan berjalan sesuai keinginan kami pada leg kedua,” kata Flick dengan nada optimis di akhir konferensi persnya.
Perkiraan Susunan Pemain:
ATLETICO MADRID (4-4-2): Musso; Molina, Lenglet, Le Normand, Ruggeri; Simeone, Llorente, Koke, Lookman; Griezmann, Alvarez
Pelatih: Diego Simeone
BARCELONA (4-2-3-1): Joan Garcia; Kounde, Araujo, Eric Garcia, Cancelo; Pedri, De Jong; Yamal, Lopez, Rashford; Torres
Pelatih: Hansi Flick
Editor: Aspian Nur