Donnarumma menyebut hal yang paling mengejutkannya tentang Messi adalah sikapnya di luar lapangan. “Dia fantastis, dia satu diantara yang terbaik dalam sejarah sepak bola. Yang mengejutkan saya adalah betapa luar biasanya dia sebagai pribadi, selain sebagai pemain sepak bola. Dia yang terbaik dari semuanya, orang yang fantastis, pria yang hebat ,” ucap Donnarumma tentang pengalamannya bermain satu tim dengan juara Piala Dunia dan Copa América di tim nasional Argentina itu.
Selama dua musim mereka bersama di PSG, kiper berusia 26 tahun itu berbagi momen-momen penting baik di lapangan maupun di ruang ganti.
Suasana di klub Prancis itu dipengaruhi oleh kepemimpinan dan kepribadian Messi yang saat ini sudah berusia 38 tahun, yang menumbuhkan persatuan tim.
Donnarumma datang ke PSG tahun 2021 dari AC Milan. Dalam empat musim bersama klub Prancis tersebut, Donnarumma memenangkan gelar-gelar besar, termasuk Liga Champions pada tahun 2025 dan treble di bawah asuhan Luis Enrique. Periode ini memperkuat posisinya sebagai kiper utama dan membuatnya meraih Trofi Lev Yashin sebagai kiper terbaik di dunia.
Kepergian Donnarumma dari PSG dipicu oleh keputusan Luis Enrique untuk merombak posisi penjaga gawang, yang memfasilitasi kepindahannya ke Manchester City setelah kepergian Ederson ke sepak bola Turki.
Mengenai peran barunya di Manchester City , Donnarumma dengan humor menyebutkan kesediaannya untuk berkontribusi dalam bola mati dan tendangan sudut, menunjukkan keinginannya untuk memberikan nilai tambah dalam semua aspek permainan.
Bagi Donnarumma, pengalamannya bersama Lionel Messi di PSG menjadi kenangan paling berharga dalam kariernya. Pada tahun 2015 mereka saling berhadapan di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub. Tim Prancis menang 4-0 atas Inter Miami, tetapi sang kiper dan kapten yang mengenakan seragam merah muda itu berpelukan hangat, melambangkan tiga gelar yang mereka rayakan bersama di Paris.
Editor: Aspian Nur