Menurut laporan sistem darurat ECU-911 yang diakses oleh situs berita Ekuador Expreso, insiden tersebut terjadi pada pukul 15.53 waktu setempat, ketika Pineida sedang berbelanja dengan dua wanita, satu diantaranya juga meninggal di tempat kejadian. "Saat mereka berada di dalam toko, orang-orang bersenjata yang diduga telah mengikuti mereka, melepaskan tembakan ," demikian pernyataan dalam laporan tersebut.
Pemain berposisi sebagai bek itu menjalani masa baktinya yang kedua di Barcelona SC sejak 2023, ketika ia datang dari Fluminense Brasil dan dipinjamkan ke El Nacional Ekuador selama paruh kedua tahun 2024. Selama membela Barcelona SC Pineida mencetak tiga gol dan 10 assist dalam 224 pertandingan serta juara lokal dua kali.
“Barcelona Sporting Club dengan duka cita mendalam mengumumkan mereka telah menerima pemberitahuan resmi mengenai kematian pemain kami Mario Pineda yang terjadi setelah serangan terhadap dirinya. Kabar tragis ini sangat menyedihkan bagi kami semua yang merupakan bagian dari institusi ini dan membuat kami berduka sebagai keluarga Barcelona,” demikian pernyataan klub dalam siaran pers.
Pineida mengenakan seragam tim nasional Ekuador delapan kali, mencetak satu gol dan memberikan satu assist. Ia bermain dalam pertandingan persahabatan, kualifikasi Piala Dunia 2018 di Rusia dan pertandingan Copa América 2021 melawan Brasil.
Di tahun 2025 ini Pineida memulai musim sebagai pemain inti dan bahkan mengenakan ban kapten untuk Barcelona SC, tetapi diparuh kedua tahun itu ia absen dalam 23 pertandingan liga terakhir antara Fase Reguler dan Hexagonal .
Selama periode itu Pineida berada dibangku cadangan 19 kali, tidak masuk dalam skuad untuk dua pertandingan dan diskors untuk dua pertandingan lainnya. Musim berakhir dengan Barcelona SC sebagai runner-up, dibelakang juara Independiente del Valle dan mengamankan kualifikasi ke babak grup Copa Libertadores 2026 .
Pineida juga berpartisipasi dalam edisi turnamen kontinental saat ini sebagai starter di leg pertama babak kedua melawan El Nacional tetapi dikeluarkan dari lapangan 10 menit memasuki leg kedua dan tidak pernah dipertimbangkan untuk seleksi lagi saat Barcelona SC menyingkirkan Corinthians di babak play-off dan ia menjadi pemain pengganti dalam lima dari enam pertandingan di Grup B, bertanding melawan River Plate , Independiente del Valle dan Universitario.
Pineida merupakan bagian dari dua kampanye bersejarah untuk Barcelona SC, mencapai semifinal Copa Libertadores pada tahun 2017 selama masa baktinya yang pertama bersama klub tersebut yang berlangsung dari tahun 2016 hingga 2021. Pada musim terakhirnya, ia juga mencapai semifinal Copa Libertadores, tetapi tersingkir oleh Grêmio dan Flamengo .
Mario Pineida pernah berkarier di tim junior Club Deportivo Brasilia di Ekuador dan mengembangkan kariernya hampir seluruhnya di negara asalnya.
Fluminense juga menyampaikan belasungkawa atas kematiannya di media sosial mereka: “ Klub Sepak Bola Fluminense menerima dengan duka cita mendalam kabar meninggalnya Mario Pineida, pemain kami di tahun 2022,” tulis mereka.
“Pineida bergabung dengan Fluminense di awal musim di mana kami dinobatkan sebagai juara Rio de Janeiro. Fluminense menyampaikan solidaritasnya kepada keluarga dan teman-temannya,” tulis mereka lagi.
Editor: Aspian Nur