Kapten timnas Argentina itu bermain penuh dan La Pulga memborong 2 assist untuk gol Rodrigo de Paul dan Tadeo Allende.
Usai pertandingan di Miami, Beckham memberikan beberapa komentar penting terkait masa depan sang bintang. "Ketika Anda memberikan bola kepada Leo (Messi), dia menciptakan peluang," ujar Beckham kepada Apple TV.
Mantan kapten timnas Inggris itu menekankan kemampuan Messi untuk memengaruhi permainan dan atmosfer di ruang ganti, bahkan di saat-saat yang paling menuntut sekalipun.
Komentar Beckham tak terbatas pada aspek olahraga. Pemilik Inter Miami ini juga mengupas dimensi personal dan emosional seputar hubungan Messi dengan kota dan klubnya saat ini.
"Saya ingin Messi tinggal di Miami setelah pensiun tapi Leo bilang dia hanya ingin tinggal di dekat Camp Nou. Tak ada pemain lain yang mencintai Barcelona sebesar dirinya. Anda bisa melihat logo Barça di kakinya dan bahkan di botol air minumnya," ungkap Beckham.
Kekaguman dan rasa hormat pemain Argentina ini terhadap klub Catalan terlihat jelas dalam setiap gesturnya. Ia bahkan baru-baru ini mengunjungi Camp Nou, beberapa hari setelah pembukaan resminya.
Pemain Argentina ini telah terbang ke Spanyol pada bulan November untuk bergabung dengan tim nasional Argentina di Alicante dalam rangka jeda internasional FIFA terakhir tahun ini, dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengunjungi stadion Blaugrana.
Messi terlihat di luar dan di lapangan stadion legendaris yang telah bergemuruh bersamanya selama pertandingan-pertandingan La Liga yang tak terlupakan dan malam-malam bersejarah Liga Champions yang tak terhitung jumlahnya.
“Kuharap suatu hari nanti aku bisa kembali, dan bukan hanya untuk mengucapkan selamat tinggal sebagai pemain, karena aku tak pernah bisa,” adalah pesan yang ditulis Leo kala itu.
Proyek Inter Miami mengambil arah baru dengan kedatangan bintang Argentina tersebut di penghujung musim ke-30 MLS .
Bagi Beckham, mendatangkan pemain asli Rosario ini merupakan puncak dari serangkaian upaya. “
Saya menghabiskan banyak malam tanpa tidur. Namun, saya selalu percaya pada Miami dan membawa tim ini ke sini. Saya menemukan mitra yang ideal dan ketika saya menemukan mereka, saya tahu segalanya mungkin. Seperti yang tertulis di bagian belakang jersey kami: kebebasan untuk bermimpi,” paparnya
Perayaan di Stadion Chase di Fort Lauderdale, Florida , memiliki makna khusus karena perpisahan Jordi Alba dan Sergio Busquets , yang mengakhiri karier mereka dengan gelar ini.
"Ini malam yang istimewa, tetapi juga menyedihkan. Karena kita harus mengucapkan selamat tinggal kepada dua pemain terbaik yang pernah bermain di olahraga ini, Jordi dan Sergio. Bukan hanya pemain terbaik, tetapi juga orang-orang terbaik," ucap Beckhm lagi.
Kemenangan ini juga menandai gelar juara liga pertama bagi pria Inggris tersebut sebagai pemilik, salah satu tujuan yang telah ia tetapkan untuk dirinya sendiri satu dekade sebelumnya.
Kemenangan Inter Miami di Piala MLS juga menandai debut Javier Mascherano sebagai pelatih kepala dan klub tersebut menjadi tim berbeda kedelapan yang mengangkat trofi tersebut dalam dekade terakhir. Bagi Lionel Messi , kejuaraan ini menambah satu gelar lagi ke dalam daftar prestasinya yang panjang dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain paling berprestasi dalam sejarah sepak bola modern.
Sementara Thomas Müller, kapten Vancouver Whitecaps yang juga mantan pemain timnas Jerman dan Bayern Munich mengakui kehebatan Messi.
“Ya, tiga assist yang ia berikan memainkan peran penting. Ia punya tiga assist dan saya tidak punya. Ia memenangkan duel karena ia memenangkan gelar. Tahun depan kami akan kembali dan lebih kuat, tapi itu untuk masa depan ,” tegas Muller.
Striker yang bergabung dengan Vancouver Whitecaps, klub asal Kanada, pada bulan Agustus setelah 25 tahun di Bayern München, sempat bercanda mengeluarkan peringatan yang menjadi viral di media sosial "Aku akan menangkapmu lagi ," ditujukan pada Messi.
Editor: Aspian Nur