Lagi-lagi tuan rumah unggul 3-2 lewat gol kedua Forbs menit 63 sampai akhirnya sepakan Yamal mengenai kepala bek Brugge Christos Tzolis menit 77 menghasilkan gol bunuh diri, membuat skor imbang 3-3 bertahan sampai bubaran.
Sebelumnya Brugge mengira mereka telah memenangkan pertandingan di waktu tambahan ketika Romeo Vermant menyelinap ke arah kiper Barca Wojciech Szczesny sebelum mencetak gol ke gawang kosong namun gol tersebut dibatalkan VAR karena pelanggaran.
Kedua tim akan merasa sial karena hanya mendapatkan satu poin di akhir pertandingan yang luar biasa ini. “Ketika Anda unggul tiga kali, diberi penalty dan kemudian berpikir telah memenangkan pertandingan di detik-detik akhir, tentu akan ada rasa frustrasi saat tahu hasil akhirnya Adalah imbang,” ujar Nicky Hayen, manajer Brugge, yang timnya kini berada diposisi 22 klasemen dengan 4 poin dari empat laga.
Sorotan pertandingan dari sudut pandang mereka jelas adalah gol indah Yamal, yang menurut mantan gelandang Republik Irlandia Andy Townsend, seperti melihat Lionel Messi muda.
"Pertandingan itu tidak mudah. Kami menciptakan peluang, tetapi mereka bertahan dengan baik dan agresif, yang merupakan hal positif. Kami kurang menekan bola, kami kalah dalam banyak duel, terutama di lini tengah. Kami tidak menekan dengan baik di lini tengah, tidak seperti yang kami inginkan. Tidak mudah bagi lini belakang untuk bertahan seperti itu. Kami harus memperbaiki diri dan menganalisis semuanya. Saya perlu berbicara dengan para pemain," kata Hansi Flick, pelatih Barca.
Secara terbuka Flick memuji Lamine Yamal. “Saya senang dia kembali ke performa terbaiknya. Yang penting dia belajar mengelola situasi. Dia fokus pada apa yang harus dia lakukan, pada latihannya," sebutnya
Dengan selesainya pertandingan keempat Liga Champions, hanya Real Madrid yang menempati tempat di posisi delapan besar klasemen, yang memberikan akses langsung ke babak 16 besar. Barcelona, setelah hasil imbang di Bruges, duduk di posisi kesebelas dengan 7 angka, sementara Atlético Madrid menyelesaikan titik tengah babak penyisihan grup ini di tempat ketujuh belas.
Di luar tempat playoff adalah Villarreal (ke-32) setelah kekalahan menyakitkan mereka di Limassol dan Athletic menempati posisi ke-27 setelah kekalahan ketiga mereka dalam empat pertandingan.
Editor: Aspian Nur