Namun selayaknya tim tamu tak boleh menganggap remeh Las Aquilas, julukan Benfica. Pasalnya terakhir kali kedua tim bertemu di Liga Champions tahun 2011 silam, mereka ditahan imbang 2-2- dan 1-1 di Old Trafford dan di markas Benfica. Setan Merah juga tercatat hanya menang satu kali dari 3 kunjungan terakhir mereka ke markas Benfica. Itu artinya potensi kejutan bisa muncul di laga ketiga grup ini.
“Akan lebih baik kalau kami bisa mempercepat langkah ke fase kedua, karena kami juga harus fokus ke kompetisi internal. Kalau itu bisa kami lakukan tentu pekerjaan kami lebih mudah nantinya,” kata Jose Mourinho, arsitek United.
Pertandingan ini menjadi laga yang ditunggu untuk dua punggawa Setan Merah, Nemanja Matic dan Victor Lindelof. Kedua pemain ini sempat mencicipi karir di Estadio da Luz, di mana Lindelof baru saja pindah ke United musim panas ini. Oleh karenanya mereka harus menunjukan bahwa mereka sudah menjadi pemain yang lebih baik seusai meninggalkan klub asal Portugal tersebut agar tidak malu saat berhadapan dengan para pendukung Benfica.
Sementara tuan rumah yang ditangani pelatih Rui Vitoria hanya kehilangan Andre Almaida yang mendapatkan kartu merah pada pertandingan melawan Basel. “Kami kedatangan tim hebat dari Inggris, sebuah kehormatan bisa bermain lagi dengan mereka setelah beberapa tahun silam dan kami akan menyiapkan kejutan untuk mereka,” kata Vitoria.
Kalau Vitoria mengandalkan Lubomir Fejsa dan Pizzi juga Douglas serta Almeida, maka Mourinho bakal memasang Juan Mata sebagai jangkar. Laga ini sekaligus penampilan ke-100 bagi Mata di pentas Liga Champions. (bbc)