Sebagai tuan rumah tentu saja Chelsea wajib menang dan pasukan Enzo Maresca mendapat suntikan moril dengan mengalahkan Benfica 1-0 di Liga Champions. Kalau kembali kalah dilaga ini bakal jadi ketiga berturut-turut di Premier League yang terakhir terjadi bagi mereka pada Mei 2023 di bawah manajer interim Frank Lampard.
Enzo Maresca menegaskan kekalahan beruntun tim tamu dengan yang terbaru saat menghadapi Galatasary di Liga Champions dengan skor 1-0 tidak membuat laga di Stamford Bridge lebih mudah.
"Ada kerentanan pada setiap tim di dunia, bukan hanya Liverpool. Tapi bila sebuah tim selalu menang, maka mustahil mengejar mereka. Kini mereka kalah satu atau dua kali, itu menunjukkan kerentanan," kata Maresca melansir dari dailymail.co.uk hari ini.
Maresca tetap menganggap Liverpool sebagai lawan yang tangguh. "Saya tidak berpikir sekarang adalah waktu terbaik untuk menghadapi Liverpool. Itu selalu pertandingan yang sulit, karena mereka tetap tim besar," kata pelatih asal Italia tersebut.
Liverpool memulai musim dengan lima kemenangan beruntun, tetapi kemudian tumbang 0-1 dari Crystal Palace di Liga Inggris serta kalah dari Galatasaray di Liga Champions.
Chelsea kemungkinan tak diperkuat ek Levi Colwill, Wesley Fofana dan Tosin Adarabioyo karena cedera sementara Dario Essugo juga bakal absen karena baru menjalani operasi paha. Penyerang Liam Delap, serta gelandang Cole Palmer dan Andrey Santos juga tidak tersedia.
"Kami kehilangan empat atau lima bek saat ini. Kami harus beradaptasi dan mencari solusi yang tepat untuk laga besok," ungkap Maresca.
Sementara pelatih Liverpool Arne Solot terancam tak bisa memasang kiper Alisson Becker, Hugo Eketice dan Frederico Chiesa karena factor kebugaran.
“Kami akan melakukan segalanya untuk mendapatkan hasil bagus di kendang Chelsea, mencoba menemukan cara untuk mengatasi hasil kurang bagus pada dua pertandingan terakhir,” tegas Slot.
Pria asal Belanda itu berharap Mohamed Salah bisa kembali ke performa terbaiknya. “Mo memiliki kemampuan dan tentu saja kami berharap dia bangkit,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur