Keberhasilan ini membuat Dembele mengikuti jejak pemain asal Perancis seperti Raymond Kopa (1958), Michel Platini (1983, 1984 dan 1985), Jean Pierre Papin (1991) , Zinédine Zidane (1998) dan Karim Benzema (2022). Ia juga merupakan pemain PSG pertama yang meraihnya dalam sejarah klub.
Dembele adalah pencetak gol terbanyak bersama PSG, 35 gol dan 16 assist dalam 53 pertandingan, termasuk memegang gelar terbanyak yang diraihnya bersama Les Parisiens, kecuali Piala Dunia Antarklub FIFA.
Dembélé yang hadir diiringi sekitar 40 orang, termasuk teman dan keluarga, menerima trofi dari mantan pemain PSG dan Barcelona, Ronaldinho, tanpa dukungan hampir seluruh tim PSG yang baru saja selesai bertanding di Marseille dan menderita kekalahan pertama 1-0 dari sang lawan.
Mantan pemain Barcelona ini dengan demikian menutup musim yang luar biasa, terutama sejak awal tahun 2025, di mana ia muncul sebagai pencetak gol terbanyak setelah Luis Enrique menerapkan taktik bermain sebagai false nine. Ia mencetak enam gol hanya dalam satu minggu, dengan dua hat-trick melawan Stuttgart di Liga Champions dan kemudian melawan Brest di Ligue 1.
Sejak saat itu, semangat juangnya bangkit. Ia menjadi penentu dalam pertandingan melawan Liverpool dan Arsenal , mencetak gol di kedua pertandingan tersebut dan menutup kompetisi dengan delapan gol dan enam assist dalam sebelas pertandingan.
Setelah menerima trofi dari Ronaldinho , pemain Perancis itu berbicara dengan rasa malu yang menjadi ciri khasnya di depan mikrofon.
Setelah berterima kasih kepada klubnya, presiden Nasser al Khelaifi atas penandatanganannya pada tahun 2023, para penggemar dan rekan satu timnya, ia tak kuasa menahan air mata ketika harus mengenang ibunya, seluruh keluarganya, dan agennya, Moussa Sissoko.
"Apa yang saya alami sungguh luar biasa. Saya tak bisa berkata-kata, saya sedikit gugup, seperti yang Anda lihat. Tahun ini sungguh luar biasa bersama PSG, dan Ronaldinho yang memberikannya kepada saya sungguh menggembirakan," kata Dembele.
“Saya berterima kasih atas penghargaan ini kepada PSG, yang merekrut saya pada tahun 2023, bersama dengan Presiden Nasser al-Khelaifi, yang sudah seperti ayah bagi saya. Kepada para penggemar, rekan satu tim saya, dan Luis Enrique, yang juga sudah seperti ayah bagi saya. Kalian telah mendukung saya selama ini. Ini adalah penghargaan untuk seluruh tim; kita semua pantas mendapatkannya,” ucapnya.
“Saya ingin berterima kasih kepada semua klub saya, Rennes, Dortmund, Barcelona. Ketika saya melihat begitu banyak legenda disini, tujuan saya bukanlah memenangkan Ballon d'Or, tetapi kami telah memenangkan hampir semuanya. Terima kasih juga kepada tim nasional dan pelatih saya. Saya harap kami memenangkan Piala Dunia bersamanya. Saya sangat Bahagia,” kata Dembele lagi.
Kalau Ousmane Dembélé membawa pulang Ballon d'Or untuk kategori pria, sementara pesepak bola wanita Barcelona dan timnas Spanyol Aitana Bonmatí untuk tahun ketiga berturut-turut meraih penghargaan serupa di kategori wanita.
PSG menjadi bintang dengan memenangkan penghargaan di sebagian besar kategori.
Lamine Yamal meski berada diposisi kedua namun berhasil memenangkan Trofi Kopa sebagai pemain U-21 terbaik. Lautaro Martínez dan Alexis Mac Allister dari Argentina masing-masing finis di peringkat ke-20 dan ke-22. Kiper Argentina Emiliano Dibu Martínez finish di peringkat kedelapan dalam Trofi Yashin untuk kiper terbaik tahun ini, yang jatuh ke tangan Gianluigi Donnarumma dari Italia .
Para Peraih Gelar Ballon d’Or 2025
Ballon d'Or Putra : Ousmane Dembele (Paris Saint Germain, Prancis)
Ballon d'Or Putri : Aitana Bonmatí (Barcelona, Spanyol)
Tim pria terbaik : Paris Saint-Germain (Prancis)
Tim wanita terbaik : Arsenal (Inggris)
Pelatih sepak bola pria terbaik : Luis Enrique (Paris Saint-Germain, Spanyol)
Pelatih sepak bola wanita terbaik : Sarina Wiegman (Inggris, Belanda)
Trofi Kopa Putra : Lamine Yamal (Barcelona, Spanyol)
Trofi Kopa Putri : Vicky López (Barcelona, Spanyol)
Trofi Yashin Putra : Gianluigi Donnarumma (Paris Saint-Germain/Manchester City, Italia)
Yashin Trophy Wanita : Hannah Hampton (Chelsea, Inggris)
Trofi Gerd Müller Putra : Viktor Gyökeres (Sporting CP/Arsenal, Swedia)
Gerd Müller Trophy for women : Ewa Pajor (Barcelona, Poland)
Penghargaan Socrates : Yayasan Xana
Editor: Aspian Nur