Ancelotti menggabungkan pemain berpengalaman dari Eropa yang mapan dengan tambahan talenta muda yang sedang menjalani periode gemilang. Nama-nama ternama antara lain Vinicius, Casemiro, Raphinha, Lucas Paquetá dan Estêvão jadi nama-nama yang masuk dalam persiapan dua pertandingan Brasil menghadapi Chile pada 5 September mendatang dan lima hari berselang menghadapi Bolivia.
Dua pertandingan tersebut menurut Ancelotti dijadikan kesempatan untuk menyempurnakan performa tim dan mengevaluasi alternatif-alternatif untuk pemilihan skuat akhir untuk ke Piala Dunia.
"Ide dibalik pemanggilan ini adalah untuk bertemu dengan para pemain yang belum saya kenal. Meskipun saya mengenal mereka secara teknis, saya ingin bertemu dengan pemain lain yang dapat membantu saya meraih hasil terbaik untuk tim nasional. Mereka yang tidak hadir telah bekerja dengan sangat baik dalam pemanggilan pertama dan saya ingin berterima kasih kepada mereka untuk itu," kata Don Carlo melansir dari marca.com Selasa (26/8/2025) hari ini.
Keputusan untuk tidak memasukkan Neymar yang sudah dua tahun tidak mengenakan seragam negaranya, bertujuan untuk memprioritaskan pemulihannya dan memastikan ia tiba dalam kondisi optimal untuk kompetisi internasional sesungguhnya.
Ancelotti menekankan striker Santos tersebut merupakan pemain kunci, tetapi pada tahap ini lebih penting untuk mengamati pemain lain dan memperluas pilihan yang tersedia. "Neymar absen karena ia mengalami masalah kecil pekan lalu, tetapi kami tidak perlu mengujinya. Kami semua mengenalnya. Kami membutuhkannya dalam kondisi fisik terbaik agar ia dapat membantu negara ini di Piala Dunia," tegas Ancelotti.
Namun performa sang penyerang yang terus meningkat dalam beberapa pertandingan terakhir telah memicu perdebatan di Brasil yang menyebut tak ada masalah dengan kebugaran Neymar dan seharusnya tetap dipanggil ke timnas.
Ketidakhadiran penting lainnya adalah Rodrygo, yang juga dicoret dari skuad meskipun penampilannya yang luar biasa baru-baru ini bersama Real Madrid.
Ancelotti membenarkan pengecualiannya dengan menyoroti pentingnya kebugaran: “Saya sangat menyayangi Rodrygo, dia bermain sangat baik kemarin untuk Real Madrid. Itu adalah pertandingan pertamanya setelah sekian lama. Sekarang dia punya waktu untuk mempersiapkan diri dengan baik dan kembali ke tim nasional. Kriteria yang sangat penting adalah penampilan fisiknya. Seorang pemain yang berada di tim nasional harus berada dalam kondisi fisik 100 persen,” tegas pria asal Italia itu.
Ancelotti juga mengklarifikasi anggapan yang menyatakan dia belum melakukan percakapan baru-baru ini dengan Rodrygo maupun Neymar dan membiarkan kemungkinan kontak langsung terbuka. “Jika mereka menginginkan penjelasan, mereka dapat menghubungi saya. Rodrygo tentu memiliki nomor saya, dan saya pikir Neymar juga memilikinya,” ungkapnya.
Di antara para debutan di timnas Brasil ada nama Kaio Jorge, pencetak gol terbanyak Brasileirao dan penyerang Cruzeiro. "Dia mencetak banyak gol dan masih sangat muda, tetapi dia sudah berpengalaman. Berdasarkan apa yang dia lakukan saat ini, dia pantas berada di sana," ucap si pelatih.
Brasil akan menghadapi pertandingan melawan Chile dan Bolivia dengan skuad yang menggabungkan hierarki, pemain muda dan fokus pada Piala Dunia.
Berada diposisi ketiga klasemen dengan 25 poin dan jaminan tempat di Piala Dunia, Brasil akan menjamu Chile di Stadion Maracaná. Tim Verdeamarela kemudian akan bertandang ke Bolivia 10 September di El Alto, kota terbesar kedua Bolivia, yang terletak di ketinggian 4.000 meter.
Skuat Brasil Hadapi Chile dan Bolivia:
Kiper:
• Alisson (Liverpool)
• Bento (Al-Nassr)
• Hugo Souza (Corinthians)
Bek:
• Alexsandro (Lille)
• Alex Sandro (Flamengo)
• Caio Henrique (Monaco)
• Vanderson (Monaco)
• Douglas Santos (Zenit)
• Fabricio Bruno (Cruzeiro)
• Gabriel Magalhães (Arsenal)
• Marquinhos (Paris Saint-Germain)
• Wesley (Roma)
Gelandang:
• Andrey Santos (Chelsea)
• Bruno Guimarães (Newcastle)
• Casemiro (Manchester United)
• Joelinton (Newcastle)
• Lucas Paquetá (West Ham)
Penyerang:
• Estêvão (Chelsea)
• João Pedro (Chelsea)
• Gabriel Martinelli (Arsenal)
• Kaio Jorge (Cruzeiro)
• Luiz Henrique (Zenit)
• Matheus Cunha (Manchester United)
• Raphinha (Barcelona)
• Richarlison (Tottenham)
Editor: Aspian Nur