Jurnalis Spanyol Pipi Estrada mengklaim petinggi Barcelona sangat khawatir tentang Yamal setelah musim panas yang kontroversial yang juga termasuk liburan dengan model OnlyFans berusia 29 tahun meski keduanya membantah adanya hubungan.
Betapa ironisnya, kini Barcelona memberikan Yamal kunci jersey legendaris mereka, yang memiliki makna mendalam bagi pemain terbaik sepanjang sejarah klub.
Yamal berdiri tersenyum di toko stadion Nou Camp, dikelilingi oleh jersey bertuliskan namanya dan nomor baru. “Ketika saya masih kecil, impian saya adalah debut untuk Barcelona, tumbuh dewasa, dan bermain dengan nomor 10,” ujar Yamal melansir dari dailymail.co.uk Kamis (17/7/2025) hari ini.
“Setiap anak yang lahir di Barcelona bermimpi seperti itu. Messi telah menempuh jalannya dan saya akan menempuh jalanku,” imbuhnya.
Secara tersirat Yamal berkomentar tajam terkait apa yang dialaminya saat ini. “Saya agak acuh tak acuh terhadap kritik dan pujian jika tidak datang dari keluarga atau teman-teman saya. Saat ini, saya sangat fokus pada sepak bola,” sebut Yamal lagi. “Pada akhirnya, saya bekerja untuk Barca dan bermain untuk Barca, tapi saat saya jauh dari Ciudad Deportiva, saya menikmati hidup saya dan itu saja,” tegasnya.
Bintang Spanyol itu kembali berlatih di bawah bayang-bayang kontroversi yang terjadi Minggu (13/7/2025) lalu setelah berita tentang pesta ulang tahunnya yang meriah, yang dihadiri sekitar 200 anggota keluarga, teman dan rekan setim digelar.
Diklaim pesta ulang tahun berbau dwarfisme, yang mana orang-orang bertubuh pendek dieksploitasi sebagai penghibur dipesta mewah bertema mafia itu
Seorang model bernama Claudio Calvo mengklaim Yamal membayar 12 wanita dengan ukuran payudara tertentu untuk menghadiri pesta tersebut dan kini pemerintah mencari denda besar dan penyelidikan terhadap pesta bertema mafia setelah protes atas kehadiran tamu berbayar yang menyandang status dwarfisme.
Association of People with Achondroplasia and Other Skeletal Dysplasias with Dwarfism (ADEE), Asosiasi Orang dengan Achondroplasia dan Gangguan Tulang Lainnya yang Mengalami Dwarfisme mengancam akan mengambil tindakan hukum dan pemerintah Spanyol bergabung dengan mereka yang mengecam Yamal dan menuntut penyelidikan terhadap pesta tersebut.
Menurut Marca, Yamal bisa dikenakan denda hingga £867.000, setara dengan Rp19 Juta dan Direktur Jenderal Disabilitas Spanyol Jesus Martín, ingin para menteri menyetujui penyelidikan.
“Kami khawatir orang-orang yang memiliki uang dan kekuasaan merasa diri mereka tidak bisa dihukum. Hukum berlaku untuk semua orang, baik yang lemah maupun yang berkuasa,” tegas Martin.
Martin juga mengungkapkan kekhawatirannya jenis pesta semacam ini dapat mempengaruhi penggemar muda yang mengagumi Yamal dan meniru perilakunya.
Namun, seorang pendengar stasiun radio Spanyol yang mengaku sebagai salah satu penghibur di pesta Yamal, secara anonim mengatakan kepada RAC1 melalui Marca: 'Tidak ada yang menghina kami, biarkan kami bekerja dengan tenang. “Saya tidak mengerti mengapa ada begitu banyak keributan tentang hal ini,” ujarnya.
Editor: Aspian Nur