Kiper Chelsea Robert Sánchez meraih Golden Glove sebagai kiper terbaik, sementara penyerang PSG berusia 20 tahun Désiré Doué menerima penghargaan Pemain Muda Terbaik.
Gonzalo García dari Real Madrid memenangkan Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak dengan empat gol. Ia imbang dengan Ángel Di María dari Benfica, Serhou Guirassy dari Borussia Dortmund dan Marcos Leonardo dari Al Hilal dan García memenangkan penghargaan tersebut melalui tiebreaker dengan satu assist.
Cole Palmer sendiri membalas kritik yang ditujukan kepada timnya dengan gelar juara ini. “Sesuatu yang penting dengan tim muda. Semua orang telah banyak mengkritik kami sepanjang musim, tapi saya merasa kami sedang menuju arah yang benar,” ujar Palmer melansir dari dailymail.co.uk Senin (14/7/2025) hari ini.
“Tentu saja ini perasaan yang hebat, apalagi karena semua orang meragukan kami sebelum pertandingan. Kami tahu itu dan untuk keluar dan bertarung seperti yang kami lakukan melawan tim hebat,” imbuhnya.
Maresca sendiri sebagai pelatih sangat senang dengan apa yang dia lihat dari para pemainnya. “Tak ada kata-kata untuk para pemain. Mereka pantas mendapatkannya. Ini momen yang bagus. Bagi saya, kami memenangkan pertandingan dalam 10 menit pertama. Dalam 10 menit pertama, kami menetapkan tempo, kami menetapkan cara bermain yang kami inginkan,” ujar Maresca.
“Sayangnya, dengan kondisi cuaca, tidak mudah untuk terus bermain selama 90 menit, tapi saya pikir kami memenangkan pertandingan dalam 10 menit pertama,” tegasnya.
Pertandingan melawan tim Luis Enrique menjadi kemenangan taktis bagi Maresca saat Palmer mencetak gol pada menit ke-22 dan ke-30 dengan tendangan kaki kiri yang presisi, sebelum memberikan umpan kepada Joao Pedro, rekrutan musim panas, untuk gol ketiga dua menit sebelum babak pertama berakhir.
Kesengsaraan PSG semakin parah lima menit sebelum akhir pertandingan saat Joao Neves diusir dari lapangan karena menarik rambut Marc Cucurella, dan terjadi keributan di akhir pertandingan di mana Pedro berakhir di tanah.
Sementara itu ada momen canggung pada perayaan pesta juara Chelsea. Adalah kehadiran Presiden AS Donald Trump yang membuat hal itu terjadi. Kehadiran Trump disambut dengan sorakan dan ejekan dari penonton di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey.
Cole Palmer merasa bingung ketika Donald Trump secara tiba-tiba ikut serta dalam upacara pengangkatan trofi bersama The Blues.
Trump menonton pertandingan bersama Presiden FIFA Gianni Infantino dan kemudian menjadi pusat perhatian saat trofi diserahkan kepada Chelsea. Diharapkan bahwa pria berusia 79 tahun itu akan mundur setelah menyerahkan trofi kepada kapten Chelsea Reece James. Namun banyak pemain Chelsea terkejut saat Trump tetap berada di panggung selama seluruh prosesi penyerahan trofi. Palmer tampak sangat bingung dengan tindakan Trump dan sepertinya berkata: ‘Apa yang dia lakukan?’.
Trump sebelumnya telah memberikan penghargaan Bola Emas kepada Palmer. Beberapa penggemar bahkan membandingkan Trump dengan legenda Chelsea, John Terry.
Terry terkenal mengenakan seragam lengkap saat merayakan kemenangan Chelsea di final Liga Champions melawan Bayern Munich pada 2012, meskipun dia tidak bermain dalam pertandingan tersebut karena skorsing. “Trump jadi seperti John Terry,” ujar netizen. Sementara itu, seorang pendukung lain menulis “Trump merusak foto perayaan Chelsea,” katanya.
FIFA Club World Cup 2025 dirancang sebagai pembuka yang gemerlap untuk Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan bersama oleh AS, Meksiko dan Kanada.
Trump sempat dicemooh penonton saat ia muncul sebentar di layar raksasa selama lagu kebangsaan AS dikumandangkan. Trump kembali disambut sorakan penonton saat berpose dengan wasit pertandingan di lapangan selama upacara penyerahan trofi, sementara panitia terus memutar musik di stadion.
Trump telah memanfaatkan sorotan besar dunia olahraga selama masa jabatannya yang kedua, menjadi presiden yang sedang menjabat pertama yang menghadiri Super Bowl pada Februari.
Pada Mei, dia mengumumkan Washington D.C. sebagai tuan rumah NFL Draft 2027 dari Ruang Oval. Dia secara rutin menghadiri UFC dan mengatakan ingin menjadi tuan rumah pertarungan semacam itu di Gedung Putih tahun depan.
FIFA mengumumkan pekan lalu bahwa mereka telah membuka kantor di Trump Tower, New York. Kehadiran Trump di MetLife terjadi sehari setelah ia mengancam akan memberlakukan tarif 30 persen untuk impor dari Meksiko dan Uni Eropa, sebuah eskalasi perang dagang yang telah membuat marah sekutu AS dan mengguncang investor.
Editor: Aspian Nur