Di level domestik, mereka juga finis pada posisi keempat Premier League dan memastikan kembalinya ke UEFA Champions League musim depan di bawah manajer debutan Enzo Maresca.
Setelah semua itu, mereka terlihat sebagai tim Eropa yang lebih segar di turnamen ini saat mencapai babak semi final pada turnamen dengan format Piala Dunia ini. Mungkin hal itu mencerminkan manfaat memiliki The Young Guns, tim yang muda, tanpa satu pun pemain di skuad turnamen yang berusia di atas 27 tahun.
“Anda bisa memiliki keuntungan atau kerugian, itu tergantung,” kata Maresca, seperti dilaporkan oleh Football London terkait kekuatan timnya. “Kami telah bermain bersama selama satu musim sebagai tim termuda di Premier League dan kami mampu memenangkan pertandingan. Besok akan sama. Kami adalah tim termuda atau kedua termuda di kompetisi ini dan kami akan menghadapi tim tertua,” tegasnya.
Fluminese memang dihuni pemain gaek. Lihat saja susunan pemain terakhir mereka dalam pertandingan melawan Al-Hilal. Kipernya adalah Fabio, berusia 44 tahun. Diego Maradona masih bermain saat dia memulai karier profesionalnya.
Thiago Silva, 40 tahun, memimpin pertahanan tiga orang mereka, didampingi dua bek berusia 25 dan 28 tahun. Di sayap kanan ada Samuel Xavier, 35 tahun. Di sayap kiri, Gabriel Fuentes, 28 tahun. Penyerang mereka adalah German Cano, 37 tahun, dan mereka membawa beberapa pemain lain yang berusia tiga puluhan dari bangku cadangan.
Rata-rata usia tim Fluminense di Piala Dunia Klub adalah 31 tahun dan 12 hari, menjadikannya tim tertua di turnamen tersebut. Chelsea memiliki rata-rata usia 24 tahun dan 124 hari sebagai perbandingan.
Meskipun demikian, Maresca bersikeras bahwa semifinal ini bukan milik mereka untuk kalah, mengatakan. “Saya tidak berpikir kami adalah favorit,” sebutnya.
Meskipun Chelsea diunggulkan, tim-tim Brasil menjadi sorotan turnamen ini, dengan keempat timnya lolos ke fase gugur dan dua diantaranya ke perempat final.
Fluminense akan menjadi tim ketiga yang dihadapi The Blues. Chelsea mengalahkan Palmeiras di perempat final dengan skor 2-1 berkat gol Cole Palmer di babak pertama, gol pertamanya yang bukan dari penalti sejak imbang 2-2 di Premier League melawan Bournemouth pada 14 Januari dan gol bunuh diri di akhir pertandingan. Sebelumnya, mereka kalah 3-1 dari Flamengo di fase grup.
Secara relatif, Fluminense datang dalam kondisi lebih baik daripada lawan-lawan Brasil sebelumnya, tak terkalahkan dalam 11 pertandingan di semua kompetisi. Meskipun Hercules memimpin klub dengan dua gol turnamen, kekuatan tim asuhan pelatih kepala Renato Gaucho adalah pertahanan yang hanya kebobolan lima kali selama rentetan tak terkalahkan tersebut, dipimpin oleh kiper berusia 44 tahun, Fabio.
“Dengan segala hormat kepada Chelsea, kami tidak ingin berhenti di sini,” kata Gaucho kepada FIFA.com. “Kami akan melakukan segala upaya secara psikologis, fisik, teknis, dan taktis. Kami harus memberikan segalanya. Banyak orang berpikir kami tidak bisa melakukannya, tapi kami berada di semifinal,” ucapnya.
Ini akan menjadi reuni menyenangkan bagi Thiago Silva karena selain pernah jadi bagian dari skuat Si Biru dan bahkan jadi kapten tim, kedua putranya yang masih remaja Iago dan Isago masih berada di akademi Chelsea.
Meskipun kini tinggal di Brasil, ia sering mengunjungi Cobham dan sesekali menonton latihan tim utama dibawah asuhan Maresca dengan tujuan untuk beralih ke bidang kepelatihan. “Saya bukan mata-mata,’ kata Silva bercanda.
“Saya tidak terlalu mengenal Maresca, tapi saya mengenal banyak pemain di sana. Saya berbicara dengan mereka hampir setiap minggu. Ini akan menjadi hari yang spesial bagi saya, tapi akan lebih spesial lagi jika kita menang. Akan spesial jika saya bisa mengeliminasi Chelsea, dengan semua cinta yang saya miliki untuk mereka,” ungkapnya.
Fluminense sebelumnya kalah 4-0 dari Manchester City di final Piala Dunia Klub FIFA 2023, yang terakhir kali dimainkan dalam format tunggal eliminasi tahunan yang lebih kecil. Chelsea memenangkan kompetisi tersebut pada 2021, meskipun hanya sedikit pemain dari skuad tersebut yang masih berada di klub.
Chelsea akan kehilangan striker Liam Delap dan bek Levi Colwill karena hukuman kartu kuning, sementara bek Fluminense Juan Freytes dan gelandang Martinelli juga menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan.
FIFA sendiri dikabarkan telah merekrut Michael Buffer, ring announcer atau pembaca susunan pemain yang merupakan pria legendaris dan kini berusia 80 tahun untuk mengumumkan masuknya pemain Chelsea dan Fluminense di New Jersey pada laga nanti.
Editor: Aspian Nur