Orangtua, kakek dan anggota keluarga lainnya mengadakan doa bersama di sebuah kapel di kota tersebut sebelum dibuka untuk umum untuk pemakaman hari ini.
Jota bersaudara yang merupakan pemain sepak bola, tewas setelah Lamborghini yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di provinsi Zamora, Spanyol. Para pendukung yang membawa bendera Portugal, bunga dan memorabilia lainnya terlihat menangis saat mereka mengantri untuk memberikan penghormatan.
Mereka yang hadir termasuk Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa, Perdana Menteri Luís Montenegro, para bintang tim nasional João Moutinho, Diogo Dalot dan Ricardo Horta serta agen Jota Jorge Mendes.
Selama bertahun-tahun sebagai pemain muda, Jota bermain untuk klub lokal Gondomar SC, yang menamai akademi mereka dengan namanya pada tahun 2022.
Terpampang di papan namanya adalah kutipan dari Jota: “Ini bukan tentang dari mana kita berasal, tetapi ke mana kita akan pergi,”
Di luar markas klub, kaus dan syal diletakkan di dalam lingkaran lilin. Diogo Jota, ayah tiga anak berusia 28 tahun yang tahun ini memenangkan Nations League bersama Portugal dan Premier League bersama Liverpool menikahi pasangan jangka panjangnya, Rute Cardoso, hanya 11 hari sebelum kecelakaan fatal tersebut, 22 Juni bulan lalu.
Dia telah melakukan perjalanan kembali ke Liverpool untuk latihan pra-musim, melakukan perjalanan dengan mobil dan kapal feri karena dia telah menjalani operasi kecil dan telah disarankan untuk tidak terbang.
Liverpool mengatakan kematiannya adalah “tragedi yang melampaui” klub. Para penggemar juga berduka di luar stadion Anfield.
Mantan kapten Jordan Henderson terlihat menangis saat ia meletakkan karangan bunga, dengan sebuah kartu yang bertuliskan "Beristirahatlah dengan tenang temanku, bersama dengan saudaramu André. Kami semua akan merindukanmu,"
Ada juga momen mengharukan pada pertunjukan reuni Oasis malam tadi ketika gambar Jota muncul di layar di akhir Live Forever, yang memicu tepuk tangan meriah di sekitar Principality Stadium, Cardiff.
Striker Liverpool Mohamed Salah mengakui ia takut untuk kembali ke klub setelah kematian Jota yang mengejutkan. "Saya benar-benar kehilangan kata-kata. Sampai kemarin, saya tidak pernah berpikir akan ada sesuatu yang membuat saya takut untuk kembali ke Liverpool setelah jeda," tulis Salah dalam sebuah unggahan di media sosial.
Delegasi dari klub rival sekota Liverpool, Everton - termasuk striker kelahiran Portugal Beto dan Youssef Chermiti juga hadir dan meletakkan karangan bunga di luar Anfield.
Mantan anggota dewan Liverpool Peter Millea yang selalu hadir di laga kandang dan tandang yang datang untuk memberikan penghormatan mengatakan kepada BBC "Ada sesuatu tentang dia sebagai pemain ketika dia pertama kali datang kepada kami sehingga dia langsung menjadi terkenal,” katanya.
“Dia adalah salah satu pemain yang bisa dengan mudah Anda terima, karena sikapnya di dalam dan di luar lapangan serta gol-gol penting yang dicetaknya.”
Millea mengatakan beberapa penggemar di Anfield telah menyanyikan lagu tersebut secara dadakan saat memberikan penghormatan. “Saya yakin kita akan mendengarnya dengan keras dan jelas di Wembley untuk Community Shield dan kita akan mendengarnya di Preston untuk pertandingan tandang pra-musim pertama,” sebut Millea lagi.
Di tempat lain, para penggemar meninggalkan bunga, syal dan kaos di luar Stadion Molineux milik Wolves, tempat Jota bermain sebelum kepindahannya ke Anfield.
Di Wimbledon, petenis Portugal, Francisco Cabral, mengenakan pita hitam untuk menandai kepergian rekan senegaranya, melanggar aturan turnamen tenis dunia itu yang terbiasa dengan pakaian warna putih untuk mereka yang bertanding. Mengheningkan cipta satu menit dilakukan dalam pertandingan Euro 2025 Wanita antara Denmark dan Swedia.
Liverpool sendiri membatalkan tes kebugaran pra-musim yang dijadwalkan berlangsung hari ini untuk beberapa pemain dan kembali secara bertahap akan dimulai pada hari Senin.
Tim asuhan manajer Liverpool, Arne Slot, akan memainkan pertandingan pra-musim pertama mereka melawan Preston North End 13 Juli pekan depan.
Liverpool telah menyiapkan sebuah buku ucapan belasungkawa di area resepsionis Anfield Road Stand dan versi online dari buku tersebut juga telah tersedia untuk dapat diakses oleh para penggemar di seluruh dunia.
Editor: Aspian Nur