Matheus Martinelli membawa Fluminese unggul dengan tendangan indah ke pojok atas gawang dari jarak 16 yard setelah menerima umpan Gabriel Fuentes menit 40.
Al-Hilal mendapatkan penalti yang dibatalkan oleh asisten wasit video saat Samuel Xavier menjatuhkan Marcos Leonardo secara tidak sengaja. Pada akhirnya mereka berhasil menyamakan kedudukan saat sundulan Kalidou Koulibaly jatuh ke Leonardo menit 51 babak kedua, yang mencetak gol dari jarak dekat yang jadi gol keempatnya di turnamen ini.
Fluminense berhasil mencetak gol kemenangan ketika Xavier menyundul bola kepada pemain pengganti Hercules, yang melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang menit 70, memastikan Fluminese melaju ke semi final, menunggu pemenang antara Chelsea kontra Palmeiras yang baru bertanding pagi ini.
Apa yang membuat penampilan Fluminese sangat penting adalah mereka jauh dari tim terbaik Brazil. Mereka hanya finis empat poin di atas zona degradasi musim lalu dan berada di urutan keenam dalam kampanye 2025 yang sedang berlangsung. Dan kini mereka hanya berjarak dua kemenangan lagi untuk menjadi juara dunia turnamen ini.
Dalam diri penjaga gawang berusia 44 tahun, Fabio dan bek tengah berusia 40 tahun, Thiago Silva, Fluminense memiliki pemain tertua kedua dan ketiga dalam sejarah Piala Dunia Antarklub.
Fabio hanya kemasukan tiga gol dalam lima pertandingan di turnamen ini dan melakukan tiga penyelamatan gemilang juga menggagalkan peluang Koulibaly dan Musab Al Juwayr di menit-menit akhir.
Penyerang Brasil berusia 22 tahun milik Al-Hilal, Marcos Leonardo, kini menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia Antarklub, bersama dengan pemain Benfica, Angel di Maria, dengan empat gol. Namun kedua pemain tersebut telah keluar dari turnamen saat ini. Sejumlah pemain memiliki tiga gol, termasuk penyerang Bayern Munich asal Inggris, Harry Kane dan Pedro Neto dari Chelsea.
"Jika Anda bertanya kepada saya beberapa waktu lalu apakah kami akan mencapai tahap ini, saya tidak akan mengatakan saya tidak akan mempercayainya karena saya percaya pada semua yang saya lakukan, tetapi itu sangat jauh dari kami," ujar kapten Fluminese Thiago Silva usai laga.
"Banyak orang yang tidak percaya dengan potensi kami, dengan tim kami, namun setiap pertandingan dan setiap langkah kami membuktikan bahwa kami bisa menjadi tangguh," ujar Martinelli, yang akan absen pada laga semifinal setelah menerima kartu kuning tak lama setelah mencetak gol.
“Saya benar-benar ingin mengucapkan selamat kepada skuat saya atas cara mereka bermain, mereka mencurahkan isi hati mereka di lapangan malam ini,” kata pelatih Al-Hilal, Simone Inzaghi. “Dan tentu saja kami minta maaf tetapi kami harus bangga,” ungkapnya.
Editor: Aspian Nur