Bertanding di Hard Rock Stadium Miami, Florida, García yang kembali tampil sebagai starter keempat kalinya saat Mbappe absen karena mengalami penyakit gastrointestinal memecahkan kebuntuan di babak kedua dengan sundulan pada menit ke-54, membuat pemain berusia 21 tahun itu mencetak gol dalam setiap pertandingan turnamen ini. García sendiri digantikan menit ke-68 oleh Mbappé
Ada sorak-sorai yang keras dari 62.149 penonton di Hard Rock Stadium saat Mbappé masuk ke lapangan. Banyak dari mereka mengenakan jersey-nya dan berteriak, “Mbappé! Mbappé!”
Juventus sejatinya bermain bagus. Sundulan García yang berbuah gol terjadi setelah sebelumnya kiper Juventus Michele Di Gregorio melakukan dua penyelamatan spektakuler berturut-turut di awal babak kedua. Penampilan luar biasa dari kiper Italia itu, dengan 10 penyelamatannya, membuat pertandingan tetap ketat.
Real Madrid akan menghadapi pemenang pertandingan antara Borussia Dortmund dan Monterrey yang akan berlaga pagi ini di MetLife Stadium.
“Saya tahu ini adalah kesempatan luar biasa dalam hidup saya, jadi saya melakukan apa yang bisa saya lakukan untuk memanfaatkannya,” kata García usai laga.
Pelatih Real Madrid Xabi Alonso mengatakan Kylian Mbappe semakin mendekati kondisi fisik penuh menjelang perempat final akhir pekan nanti. “Setiap hari dia akan semakin baik, dan saat perempat final dia seharusnya dalam kondisi jauh lebih baik,” kata Alonso. “Kami akan terus memantau kondisinya setiap hari,” imbuhnya.
Secara defensif, Alonso memuji disiplin kolektif para pemainnya dalam membatasi peluang Juventus, menyoroti perbaikan terus-menerus Real di lini belakang dengan hanya dua gol yang kebobolan dalam empat pertandingan di turnamen ini.
Pelatih Juventus Igor Tudor menyebut masuknya Mbappe mengubah gaya bermain Madrid. “Apa yang berubah saat Mbappé masuk ke lapangan? Nah, itu seperti saat Anda mengemudi mobil. Real Madrid melaju dengan kecepatan 200 kilometer per jam, tapi dengan Mbappé, mereka melaju lebih cepat lagi,” ujar Tudor.
Suhu mencapai 30 derajat Celsius dengan kelembapan 70 persen, kombinasi yang melelahkan bagi para pemain di Hard Rock Stadium. Cuaca ekstrem di beberapa kota tuan rumah Piala Dunia Klub menjadi sorotan utama turnamen ini, yang dianggap sebagai uji coba untuk Piala Dunia Pria tahun depan.
FIFA telah menerapkan istirahat pendinginan, satu kali per babak dan langkah-langkah mitigasi namun beberapa pemain dan pelatih tetap mengeluh tentang kondisi tersebut.
"Pada akhirnya, 10 pemain saya meminta untuk diganti, mereka meminta untuk keluar. Itu kelelahan sangat luar biasa. Ada ketegangan dalam pertandingan ini yang menguras energi. Lalu ada panas yang benar-benar melelahkandan hal ketiga yang melengkapi kondisi hari ini adalah bermain dalam kelembapan ini, kan? Ketiga hal ini Bersatu,” papar Tudor.
Editor: Aspian Nur