Bertanding di depan pendukung sendiri, Jerman unggul lebih dulu di menit ke-48, saat Florian Wirtz mencetak gol sundulan tanpa kawalan di dalam kotak penalti, setelah menerima umpan lambung yang akurat dari Joshua Kimmich.
Namun Portugal membalikkan keadaan babak kedua melalui pemain pengganti Francisco Conceicao pada menit ke-63, sebelum Ronaldo mencetak gol lima menit berselang sekaligus memastikan Portugal melaju ke final
Bagi Conceicao, kemenangan ini memiliki arti penting, karena ayahnya, Sergio, mencetak hat-trick saat terakhir kali Portugal mengalahkan Jerman dalam Piala Eropa tahun 2000.
"Kami harus menikmati kemenangan ini kami menang untuk pertama kalinya setelah beberapa lama melawan Jerman. Secara taktis kami luar biasa dan komitmen kami membantu.ini adalah kemenangan tim," ujar pelatih Portugal, Roberto Martinez. “Sekarang kami bisa memulihkan diri dan mengevaluasi. Kami menginginkan penampilan lain dengan kepribadian dalam seragam ini,” tegasnya.
Portugal seharusnya dapat mencetak gol ketiga di menit-menit akhir pertandingan, namun penjaga gawang Jerman, Marc-Andre ter Stegen, tampil luar biasa dengan melakukan dua penyelamatan. Ini merupakan penampilan ke-100 yang mengecewakan bagi kapten Jerman Josua Kimmich.
"Kekalahan ini benar-benar pantas. Kami tidak bermain cukup baik di babak pertama. Setelah unggul 1-0, tidak ada yang terjadi di babak kedua," katanya kepada wartawan.
"Kami harus belajar dari hal ini. Jika kami tidak berada dalam kondisi 100 persen, kami tidak bisa mengalahkan tim top Eropa. Ini adalah satu pertandingan terburuk kami, murni berdasarkan performa kami," ungkapnya.
Pertandingan sempat memanas saat pemain yang jadi incaran Liverpool musim panas ini, Florian Wirtz, bertengkar dengan gelandang Portugal Bruno Fernandes.
Wirtz menampilkan performa yang solid dengan bermain di sisi kiri penyerang tengah dan memberikan umpan matang untuk gol timnya.
Dia juga mendapatkan pujian dari beberapa penggemar Liverpool di dunia maya atas tekel kerasnya kepada kapten Manchester United, Fernandes, di babak pertama, sementara dia juga terlibat dalam pertengkaran sengit dengan bintang Manchester City, Bernardo Silva.
Pada babak pertama, Wirtz rebutan bola dengan Fernandes namun salah dalam melakukan tekel dan menginjak kaki lawannya. Fernandes terjatuh ke tanah dengan kesakitan dan tertatih-tatih selama beberapa menit hingga turun minum.
Keadaan kemudian memanas di babak kedua. Dalam sebuah serangan Jerman, Wirtz tersandung oleh Silva di garis tengah lapangan dan ia pun terkapar kesakitan. Beberapa menit kemudian, di luar lapangan, terjadi pertengkaran.
Kedua pemain yang seharusnya menjadi rekan setim seandainya City tidak menarik diri dari pengejaran mereka terhadap Wirtz, hampir saja berhadap-hadapan saat Silva jatuh ke lapangan karena merasa diinjak.
Wirtz mencoba mengangkat pemain berusia 30 tahun itu namun Fernandes berlari dan menarik pemain asal Jerman itu dari tempat kejadian.
Aksi saling dorong pun terjadi antara sejumlah pemain, dengan Wirtz mendapat kartu kuning karena keterlibatannya. VAR menganggap tidak ada pelanggaran dalam pertengkarannya dengan Silva.
Liverpool sedang mengejar rekor transfer untuk Wirtz dari Bayer Leverkusen namun klub Bundesliga itu bertahan dengan harga £120 Juta, setara dengan Rp2,7 Triliun, untuk salah satu gelandang yang paling dicari di Eropa, namun manajemen Liverpool hanya menyiapkan £109 Juta, setara dengan Rp2,3 Triliun, tetapi laporan menunjukkan kesepakatan hampir tercapai, dengan persyaratan pribadi tidak menjadi masalah.
Editor: Aspian Nur