Ini merupakan gelar Liga Champions perdana bagi klub asal Paris tersebut. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka hanya sebatas final musim 2019-2020, ketika mereka dikalahkan Bayern Muenchen dengan skor 0-1.
PSG memulai pertandingan dengan intensitas tinggi dan langsung membuka skor pada menit ke-12 setelah umpan Desire Doue diselesaikan dengan baik oleh Hakimi.
Tidak butuh waktu lama, tim asuhan Luis Enrique menggandakan keunggulan menjadi 2-0 berkat gol Doue di menit ke-20, yang memanfaatkan assist dari Ousmane Dembele.
Inter Milan mencoba bangkit dan membangun serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, hingga jeda babak pertama, skor tetap 2-0 untuk PSG.
Di babak kedua, Inter mencoba mengambil inisiatif, namun justru kembali kebobolan. Pada menit ke-63, Doue mencetak gol keduanya usai memanfaatkan umpan dari Vitinha.
Unggul tiga gol tidak membuat PSG mengendur. Kvaratskhelia menambah pundi-pundi gol mereka menjadi 4-0 di menit ke-73 setelah menerima assist dari Dembele.
Menjelang akhir laga, Senny Mayulu menutup pesta gol PSG melalui penyelesaian akhir yang memanfaatkan umpan Bradley Barcola pada menit ke-86. Skor 5-0 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Dari sisi statistik, PSG mencatat dominasi dengan penguasaan bola sebesar 59 persen dan melakukan 23 percobaan tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran. Sementara Inter hanya menguasai bola 41 persen dengan delapan tembakan, dua yang mengarah ke gawang.
Editor: Erwin