Kehadiran Ansu Fati adalah berita besar bagi anak asuh Hansi Flick yang dirombak menjelang final menghadapi seteru abadi Real Madrid di Sevilla pada Minggu (27/4/2025) nanti.
Pemain nomor 10 Barça itu kembali ke susunan pemain inti enam bulan setelah mengalami cedera. Stelah dengan jelas menunjukkan kemarahannya karena tidak mendapat waktu bermain melawan Celta Vigo pekan lalu, Ansu Fati meminta kesempatan dan Flick memberikannya yang nyatanya dimanfaatkan pemain 22 tahun berposisi penyerang itu tidak dengan sepenuh hati. Fati tidak mencetak gol, tetapi penampilannya juga tidak buruk.
Pemain lain yang tidak masuk dalam starting eleven di lag aini adalah Jules Koundé, Cubarsí, Frank De Jong, Raphinha dan Robert Lewandowski yang cedera.
Mallorca tak diperkuat Muriqi, Dani Rodríguez dan Maffeo. Tim asuhan Jagoba Arrasate yang sedang merayakan ulang tahun mereka, adalah tim yang tangguh untuk dikalahkan, dan melihat rotasi Barça, peluang mereka pun meningkat.
Ketangguhan kiper Mallorca, Leo Roman, membuat tim tamu terhindar dari kebobolan sejak menit awal.
Setelah 20 tembakan gagal pada babak pertama, tembakan pertama pada babak kedua menit 46 membuahkan hasil. Dani Olmo menerima umpan bagus dari Eric García dan menemukan celah di pertahanan Balearic untuk mengalahkan Leo Román dengan umpan silang kaki kiri. Gol tersebut tidak banyak mengubah situasi, karena Barça terus mendominasi dengan tambahan 20 kali tembakan. Barcelona menguasai permainan dan Hansi Flick memberi Raphinha waktu setengah jam untuk menggantikan Ansu Fati, yang menerima tepuk tangan meriah saat ia meninggalkan lapangan.
Skor 1-0 bertahan hingga bubaran. Barca berada diposisi puncak dengan 76 angka hingga pekan ke-33, sementara Real Madrid baru berlaga dini hari nanti di markas Getafe dengan 69 poin.
Hansi Flick merasa senang karena keputusannya untuk merotasi tim asuhannya membuahkan hasil. Flick “Kami memainkan pertandingan yang bagus, kami memiliki banyak peluang untuk mencetak lebih banyak gol dan menang dengan selisih yang lebih besar, tetapi saya masih senang,” kata Flick kepada wartawan.
"Kiper mereka, Leo Roman, tampil sangat baik dan tampil luar biasa, kami harus mengakui itu. Ini adalah tugas saya (untuk merotasi skuat), saya harus melakukannya pada saat musim ini dimana semua orang terpengaruh oleh jadwal yang padat. Pertandingan berikutnya selalu menjadi yang terpenting dan itulah bagaimana kami akan mengaturnya," papar pria asal Jerman itu.
Barcelona selain menghadapi Real Madrid di final Copa del Rey juga kedatangan Inter Milan di leg pertama babak semifinal Liga Champions pekan depan dan masih tanpa striker utama Robert Lewandowski, yang akan absen selama beberapa pekan karena cedera otot kaki.
Setelah laga Clasico di Sevilla pada final Piala Raja Spanyol, Barca yang sedang memburu treble akan menghadapi tim yang berada di posisi terakhir Real Valladolid, sebelum kembali menghadapi Real Madrid di kandang sendiri pada kompetisi LaLiga yang bisa menentukan gelar juara pada tanggal 11 Mei mendatang.
"Barca dan Real Madrid adalah tim-tim yang hebat dan merupakan hal yang normal jika gelar juara ditentukan oleh tim-tim terbaik. Kami memiliki dua pertandingan lagi melawan mereka dan kami ingin memenangkan piala dan liga dan kami harus mengalahkan mereka. Itu tidak akan mudah tetapi kami harus fokus pada mereka," tegas Flick.
Editor: Aspian Nur