Alonso jadi pelatih yang disegani setelah memimpin Leverkusen meraih dua gelar Bundesliga tanpa kalah satu pertandingan pun musim 2023/2024 lalu dan Piala Jerman pada musim pertamanya sebagai manajer senior klub tahun lalu.
"Ini bukan saat yang tepat untuk membahas masa depan. Kami berada di momen yang sangat penting di musim ini," kata Alonso, yang tim Leverkusennya tertinggal enam poin di belakang pemimpin Bundesliga Bayern Munich dengan lima pertandingan tersisa.
"Saya tidak ingin membicarakan spekulasi dan rumor. Yang lebih penting bagi saya adalah apa yang sedang terjadi saat ini," imbuhnya melansir dari bbc.com Sabtu (19/4/2025) pagi ini.
Kepala eksekutif Leverkusen Fernando Carro mengatakan pekan lalu Alonso merasa nyaman" di klub dan sudah merencanakan untuk musim depan. Mantan bos Liverpool Jurgen Klopp juga telah dikaitkan dengan Real dalam seminggu terakhir di tengah spekulasi mengenai masa depan Ancelotti.
Namun ketika ditanya tentang potensi minat Real, agen Klopp Marc Kosicke mengatakan kepada Sky Germany Jurgen sangat senang dengan peran barunya sebagai kepala sepak bola global di Red Bull.
Klopp diketahui mengundurkan diri sebagai manajer Liverpool pada akhir musim lalu setelah lebih dari delapan setengah tahun bertugas di Anfield.
Pria asal Jerman itu mulai bekerja di Red Bull pada Oktober 2024 ketika ia menegaskan kembali tidak membayangkan dirinya berada di pinggir lapangan lagi.
Alonso dikaitkan dengan Real, Liverpool dan Bayern Munich tahun lalu, tetapi mengatakan dalam konferensi pers pada bulan Maret ia ingin bertahan di Leverkusen setelah melakukan pembicaraan dengan petinggi klub.
Mantan gelandang Liverpool dan Spanyol itu memenangkan La Liga dan Liga Champions selama enam musim sebagai pemain Madrid antara tahun 2009 dan 2014. Alonso pensiun sebagai pemain setelah tiga tahun bermain di Bayern Munich pada tahun 2017.
Ia pindah ke posisi pelatih dengan tim U-14 Real Madrid pada tahun berikutnya, sebelum tiga tahun bertugas di tim B Real Sociedad.
Pada bulan Oktober 2022, Leverkusen memberinya peran manajerial pertamanya di tim utama dan, setelah mengambil alih klub tersebut sebagai yang kedua dari bawah di Bundesliga, membawa mereka ke posisi keenam.
Musim lalu ia membawa Leverkusen meraih gelar Bundesliga pertama dan Piala Jerman dengan cara yang mengesankan. Mereka juga mencapai final Liga Europa tetapi kalah 3-0 dari Atalanta - satu-satunya kekalahan mereka dalam 53 pertandingan di semua kompetisi kala itu.
Editor: Aspian Nur