Bayern yang kehilangan beberapa pemain kunci karena cedera termasuk kiper Manuel Neuer dan gelandang serang Jamal Musiala serta trio pemain bertahan, memiliki dua peluang melalui Michael Olise dan Kane dalam 15 menit pertama.
Nerazzurri mengejutkan tuan rumah setelah Lautaro Martinez mencetak gol pembuka menit 38. Pemain yang bakal meninggalkan Bayern musim ini setelah 25 tahun bersama, Thomas Muller, menyamakan skor 1-1 menit 85, namun hanya bertahan tiga menit karena setelahnya Davide Fratessi membuat Inter unggul lewat golnya menit 88.
Inter Milan yang sedang mengejar treble musim ini, kebobolan tiga gol dalam 11 pertandingan Liga Champions dan bakal menjamu Bayern di leg kedua pada 16 pekan depan.
“Mencetak gol pada menit ke-88 seperti itu menunjukkan betapa kami ingin terus memainkan sepak bola kami dan menggunakan prinsip-prinsip yang telah kami andalkan selama hampir empat tahun ini,” ujar pelatih Inter, Simone Inzaghi.
Pemenang perempat final akan menghadapi Borussia Dortmund atau Barcelona, yang akan memainkan leg pertama dini hari nanti
“Saat turun minum, skor 2-1 untuk Inter dan kami harus pergi ke Milan untuk menang,” ujar pelatih Bayern, Vincent Kompany. “Kami telah kalah dan kami memiliki peluang di kedua babak namun hasilnya tidak selalu adil,” imbuhnya.
“Jika Anda melihat berapa banyak peluang yang kami miliki melawan Inter yang bermain bertahan. Biasanya jika kami mendapatkan peluang-peluang tersebut kami mencetak dua atau tiga gol. Kami masih sepenuhnya percaya pada peluang kami di Milan,” tegas Kompany.
Editor: Aspian Nur