Secara statistik berdasarkan yang dikutip dari Antaranews, Villa mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 71 persen dan melepaskan 16 tembakan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang.
Villa langsung menguasai permainan sejak awal dan sempat menciptakan peluang lewat sundulan Ezri Konsa yang hanya menyamping tipis dari gawang Preston.
Meskipun terus menekan pertahanan Preston, skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Villa kembali memulai serangan dan hampir mencetak gol lewat tendangan Marcus Rashford, yang berhasil digagalkan oleh kiper Preston, David Cornell.
Rashford akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-58 setelah menerima umpan matang dari Lucas Digne, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Villa.
Setelah gol tersebut, Villa mendapat peluang emas untuk menggandakan keunggulan melalui tendangan penalti, yang diberikan setelah Andrew Hughes dari Preston melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Rashford, yang menjadi eksekutor, berhasil mengeksekusi penalti dengan sempurna, menggandakan keunggulan Villa menjadi 2-0 pada menit ke-63.
Dengan dua gol unggul, Villa semakin agresif dan memiliki kesempatan lagi lewat tendangan Morgan Rogers, yang masih bisa diblok oleh Cornell.
Pada menit ke-71, Villa menambah keunggulan menjadi 3-0, berawal dari umpan terukur Lucas Digne yang diselesaikan dengan tendangan sempurna oleh Jacob Ramsey.
Di sisa waktu yang ada, Villa terus menyerang dan berusaha memperbesar keunggulan, namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-0 tetap bertahan.
Editor: Erwin