Di Parc des Princes Paris, Perancis, klub tuan rumah Paris Saint-Germain (PSG), kalau saja bukan karena kepiawaian Alisson Becker, bisa jadi The Reds gagal membawa pulang kemenangan 0-1 dari markas lawan.
Kiper timnas Brasil itu memperlihatkan penampilan terbaik sepanjang kariernya untuk membantu Liverpool bertahan dari serangan PSG yang membuat barisan penyerang Les Parisiens frustasi sampai akhirnya menit 87 justru tim tamu mencetak gol via Harvey Elliot.
Alisson melakukan sembilan penyelamatan dari 27 tembakan melawan tim yang belum pernah terkalahkan sejak November dan telah mencetak 40 gol dalam memenangkan 10 pertandingan terakhir mereka secara beruntun.
“Mungkin ini penampilan terbaik dalam hidup saya,” kata Becker kepada TNT Sports.
Alisson memecahkan rekor klub Pepe Reina dengan clean sheet ke-22 di Liga Champions. Sembilan penyelamatannya juga merupakan rekor terbanyak (sejak 2003) oleh seorang penjaga gawang Liverpool dalam pertandingan Liga Champions.
Liverpool beruntung VAR menganulir gol Khvicha Kvaratskhelia di babak pertama karena offside dan juga memutuskan tekel Ibrahima Konate pada Bradley Barcola tidak layak diganjar kartu merah.
Gol Harvey Elliot yang berstatus pemain pengganti di lag aini menjadi satu-satunya yang membuat tim asuhan Arne Slot berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tempat di perempat final melawan pemenang antara Aston Villa atau Club Brugge di leg kedua pekan depan.
“Tanpa dia, saya tidak tahu di mana kami akan berada,” kata Elliott tentang pemain terbaik pertandingan.
Arne Slot mengatakan PSG adalah tim terbaik di turnamen ini dan bahkan hasil imbang bagi timnya akan terasa beruntung setelah PSG mendominasi dengan 65 persen penguasaan bola dan mencetak peluang dari waktu ke waktu.
“Alisson menunjukkan dia adalah yang terbaik di dunia saat ini. Untuk pergi dengan kemenangan di sini mungkin sedikit lebih dari yang pantas kami dapatkan,” sebut Slot.
“Kami tidak tampil di bawah standar, itu adalah kualitas murni dari Paris St Germain, cara mereka bermain sepanjang musim. Semua statistik yang mendasari mengatakan bahwa mereka adalah tim terbaik musim ini,” ungkapnya.
Liverpool akan menikmati keuntungan sebagai tuan rumah di leg kedua pekan depan. “Mereka tidak hanya akan bermain melawan kami, mereka juga akan bermain melawan para penggemar kami,” Slot memperingatkan tentang atmosfir Anfield yang riuh di malam-malam besar Eropa.
Sementara pelatih PSG Luis Enrique menjanjikan sebuah pertarungan sengit di pertemuan kedua nanti.
“Kami akan pergi ke sana dan bermain dengan cara yang sama seperti yang kami lakukan di sini. Kami sangat superior atas Liverpool, salah satu tim terbaik di Eropa. Pemain terbaik Liverpool adalah kiper mereka. Sepak bola sering kali tidak adil,” sebut Enrique.
Enrique tidak menyalahkan para pemainnya atas hilangnya fokus mereka di menit-menit akhir pertandingan. “Saya sangat bangga dengan tim saya, saya tidak bisa melihat sesuatu yang negatif malam ini,” ucap pria asal Spanyol itu.
Alisson Becker bukan satu-satunya kiper yang jadi pembahasan di 16 Besar ini, karena di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, kiper Barcelona Wojciech Szczesny tampil gemilang saat timnya membutuhkannya dalam kemenangan yang susah payah atas tuan rumah Benfica karena harus bermain dengan 10 orang usai bek Blaugrana Pau Cubarsi kena kartu merah menit ke-22.
Szczesny melakukan beberapa penyelamatan penting dalam kemenangan tandang 0-1 lewat gol Raphinha menit 61 memanfaatkan blunder lini belakang Benfica.
“Kami memiliki penjaga gawang yang bagus, yang fantastis bagi kami,” kata pelatih Barcelona Hansi Flick.
“Kami bertahan sebagai satu kesatuan dan itulah yang terpenting. Saya turut berbahagia untuknya,” ujar pria asal Jerman itu.
Penyelamatan pertama terjadi beberapa detik setelah pertandingan dimulai ketika Szczesny menunjukkan refleks cepat untuk mengulurkan tangan kanannya dan menepis tendangan rendah dari jarak dekat yang dilakukan oleh penyerang Benfica, Kerem Akturkoglu.
Szczesny juga menghentikan tendangan bebas yang dilakukan oleh Orkun Kokcu pada menit ke-25, setelah bek Pau Cubarsí mendapat kartu merah langsung menit ke-22 karena melakukan pelanggaran keras terhadap penyerang Vangelis Pavlidis.
Szczesny kembali menunjukkan kemampuannya untuk melakukan penyelamatan gemilang ketiganya di babak pertama, setelah sundulan jarak dekat dari Akturkoglu di menit ke-43. Penjaga gawang asal Polandia ini melanjutkan penampilan bagusnya di babak kedua saat Benfica terus menekan dan menciptakan peluang. Satu peluang terakhir terjadi di waktu tambahan setelah tendangan setengah voli dari pemain pengganti Renato Sanches.
Szczesny yang berusia 34 tahun keluar dari masa pensiunnya untuk bergabung dengan Barcelona setelah pemain utama Marc-André ter Stegen mengalami cedera lutut yang serius tahun lalu.
Iñaki Peña awalnya mengambil alih posisi starter setelah cedera Ter Stegen, namun Szczesny akhirnya menjadi pilihan utama Flick dibawah mistar gawang klub asal Spanyol tersebut.
Dipertandingan ini Flick harus mengganti playmaker Dani Olmo dengan pemain bertahan Ronald Araújo pada menit ke-28 setelah Cubarsí dikeluarkan dari lapangan.
Editor: Aspian Nur